Dominasi 79 Persen Tak Cukup, Inggris Gagal Taklukkan Ghana

SulawesiPos.com – Tim nasional Inggris harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol melawan Ghana pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette, Boston, Rabu (24/6/2026).

Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, skuad asuhan Thomas Tuchel gagal membongkar pertahanan disiplin yang diperagakan Ghana.

Sejak awal laga, Inggris langsung menguasai jalannya pertandingan. The Three Lions mendominasi penguasaan bola hingga 79 persen dan terus menekan lini pertahanan Ghana yang memilih bermain dengan blok rendah (low block) untuk meredam serangan lawan.

Peluang demi peluang berhasil diciptakan Inggris, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal mencetak gol. Dari total 19 tembakan yang dilepaskan, hanya tiga yang mengarah tepat ke gawang.

Sementara itu, Ghana lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat.

Meski hanya mencatatkan 21 persen penguasaan bola dan dua tembakan sepanjang laga, tim besutan Carlos Queiroz mampu menjaga gawang mereka tetap aman hingga peluit panjang dibunyikan.

BACA JUGA:  Jurrien Timber Dicoret dari Skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026, Cedera Groin Belum Pulih

Peluang Emas Inggris Terbuang

Inggris nyaris memecah kebuntuan pada menit-menit akhir pertandingan. Pemain pengganti Nico O’Reilly hampir menjadi pahlawan setelah sundulannya membentur mistar gawang Ghana.

Tak lama berselang, Harry Kane juga memperoleh peluang emas dari bola pantul di dalam kotak penalti. Namun, sepakan kapten Inggris tersebut justru melambung di atas mistar sehingga skor tetap bertahan 0-0.

Kegagalan memanfaatkan peluang membuat Inggris harus puas dengan tambahan satu poin meski tampil jauh lebih dominan dibanding lawannya.

Statistik Pertandingan

Inggris mendominasi hampir seluruh aspek permainan dengan penguasaan bola mencapai 79 persen, berbanding 21 persen milik Ghana.

Tim asuhan Thomas Tuchel juga mencatatkan 19 tembakan dengan tiga mengarah tepat sasaran, sementara Ghana hanya mampu melepaskan dua tembakan dan satu di antaranya tepat sasaran.

Akurasi operan Inggris mencapai 93 persen, jauh lebih tinggi dibanding Ghana yang mencatatkan 74 persen.

Dari sisi pelanggaran, Ghana melakukan 24 pelanggaran, sedangkan Inggris melakukan 14 pelanggaran sepanjang pertandingan.

BACA JUGA:  Amerika Serikat Hajar Paraguay 4-1, Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026  

Klasemen Grup L Makin Ketat

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup L semakin menarik. Inggris tetap berada di puncak klasemen sementara dengan empat poin dari dua pertandingan berkat keunggulan selisih gol.

Ghana menempel di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama, yakni empat poin hasil dari satu kemenangan dan satu kali imbang.

Pada pertandingan terakhir fase grup, Inggris akan menghadapi Panama, sementara Ghana dijadwalkan bertemu Kroasia. Kedua tim hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

SulawesiPos.com – Tim nasional Inggris harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol melawan Ghana pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette, Boston, Rabu (24/6/2026).

Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, skuad asuhan Thomas Tuchel gagal membongkar pertahanan disiplin yang diperagakan Ghana.

Sejak awal laga, Inggris langsung menguasai jalannya pertandingan. The Three Lions mendominasi penguasaan bola hingga 79 persen dan terus menekan lini pertahanan Ghana yang memilih bermain dengan blok rendah (low block) untuk meredam serangan lawan.

Peluang demi peluang berhasil diciptakan Inggris, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal mencetak gol. Dari total 19 tembakan yang dilepaskan, hanya tiga yang mengarah tepat ke gawang.

Sementara itu, Ghana lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat.

Meski hanya mencatatkan 21 persen penguasaan bola dan dua tembakan sepanjang laga, tim besutan Carlos Queiroz mampu menjaga gawang mereka tetap aman hingga peluit panjang dibunyikan.

BACA JUGA:  Bayern Munich Menang Tipis! Gol Spektakuler Michael Olise Bikin Wolfsburg Tumbang

Peluang Emas Inggris Terbuang

Inggris nyaris memecah kebuntuan pada menit-menit akhir pertandingan. Pemain pengganti Nico O’Reilly hampir menjadi pahlawan setelah sundulannya membentur mistar gawang Ghana.

Tak lama berselang, Harry Kane juga memperoleh peluang emas dari bola pantul di dalam kotak penalti. Namun, sepakan kapten Inggris tersebut justru melambung di atas mistar sehingga skor tetap bertahan 0-0.

Kegagalan memanfaatkan peluang membuat Inggris harus puas dengan tambahan satu poin meski tampil jauh lebih dominan dibanding lawannya.

Statistik Pertandingan

Inggris mendominasi hampir seluruh aspek permainan dengan penguasaan bola mencapai 79 persen, berbanding 21 persen milik Ghana.

Tim asuhan Thomas Tuchel juga mencatatkan 19 tembakan dengan tiga mengarah tepat sasaran, sementara Ghana hanya mampu melepaskan dua tembakan dan satu di antaranya tepat sasaran.

Akurasi operan Inggris mencapai 93 persen, jauh lebih tinggi dibanding Ghana yang mencatatkan 74 persen.

Dari sisi pelanggaran, Ghana melakukan 24 pelanggaran, sedangkan Inggris melakukan 14 pelanggaran sepanjang pertandingan.

BACA JUGA:  Lonjakan Harga Tiket Piala Dunia di AS Dipicu Sistem 'Dynamic Pricing', Fans Eropa Melapor ke Uni Eropa

Klasemen Grup L Makin Ketat

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup L semakin menarik. Inggris tetap berada di puncak klasemen sementara dengan empat poin dari dua pertandingan berkat keunggulan selisih gol.

Ghana menempel di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama, yakni empat poin hasil dari satu kemenangan dan satu kali imbang.

Pada pertandingan terakhir fase grup, Inggris akan menghadapi Panama, sementara Ghana dijadwalkan bertemu Kroasia. Kedua tim hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru