Kibarkan Merah Putih di Estoril, Ramadhipa Naik ke Posisi 2 Moto3 Junior World Championship 2026

SulawesiPos.com – Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menjuarai seri Moto3 Junior World Championship 2026 di Estoril, Portugal, pada Minggu (14/6/2026).

Tampil bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team, Ramadhipa menunjukkan ketenangan dan kematangan saat bersaing di barisan terdepan hingga berhasil mengamankan kemenangan penting dalam perburuan gelar musim ini.

Rider berusia 16 tahun asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu kini menempati peringkat kedua klasemen sementara FIM Moto3 Junior World Championship 2026 setelah meraih kemenangan impresif di Portugal.

Juara Dramatis di Estoril

Ramadhipa memulai balapan dari posisi ketujuh. Namun, pembalap muda Indonesia itu mampu menjaga ritme dan terus merangsek ke kelompok terdepan sepanjang perlombaan.

Memasuki lap terakhir, persaingan berlangsung ketat dengan aksi saling salip antar-pembalap.

Ramadhipa tetap tenang dalam menentukan momen terbaik untuk menyerang hingga akhirnya berhasil melintasi garis finis di posisi pertama.

Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting dalam perburuan gelar juara musim ini sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di ajang pembinaan menuju MotoGP.

Tempel Ketat Pimpinan Klasemen

Berkat tambahan poin maksimal di Estoril, Ramadhipa kini mengoleksi total 51 poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara FIM Moto3 Junior World Championship 2026.

Ia hanya terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, Giulio Pugliese, sehingga peluang untuk merebut posisi teratas masih sangat terbuka pada seri-seri berikutnya.

Konsistensi yang ditunjukkan sepanjang musim menjadi modal berharga bagi Ramadhipa dalam menjaga asa meraih prestasi terbaik di kompetisi tersebut.

Tampil Menjanjikan di Red Bull MotoGP Rookies Cup

Tak hanya bersinar di Moto3 Junior World Championship, Ramadhipa juga tampil kompetitif di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026.

Salah satu momen terbaiknya terjadi pada Race 2 di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada April lalu.

Saat itu, ia mencuri perhatian setelah melakukan comeback luar biasa dari posisi start ke-17 untuk meraih kemenangan.

Penampilan impresif tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pembalap muda berbakat di program Road to MotoGP.

Sementara pada seri terakhir di Sirkuit Mugello, Italia, akhir Mei lalu, Ramadhipa berhasil finis di posisi ke-10 pada Race 1 meski harus menghadapi hukuman mundur posisi start.

Harapan Baru Balap Indonesia

Performa konsisten yang ditunjukkan Ramadhipa menghadirkan optimisme baru bagi dunia balap Indonesia.

Di usia yang masih sangat muda, ia telah mampu bersaing dengan para pembalap terbaik dari berbagai negara di kompetisi Eropa.

Keberhasilannya mengikuti jejak pembalap Indonesia yang lebih dulu tampil di level internasional menunjukkan bahwa pembinaan balap Tanah Air mulai membuahkan hasil.

Jika mampu mempertahankan performa positif hingga akhir musim, bukan tidak mungkin Ramadhipa akan melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dan mengikuti jejak seniornya, Veda Ega Pratama menuju Kejuaraan Dunia Moto3.

Dengan masih tersisa sejumlah seri balapan musim ini, publik Indonesia tentu berharap Muhammad Kiandra Ramadhipa dapat terus mengibarkan Merah Putih dan mencatatkan sejarah baru di lintasan balap dunia.

SulawesiPos.com – Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menjuarai seri Moto3 Junior World Championship 2026 di Estoril, Portugal, pada Minggu (14/6/2026).

Tampil bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team, Ramadhipa menunjukkan ketenangan dan kematangan saat bersaing di barisan terdepan hingga berhasil mengamankan kemenangan penting dalam perburuan gelar musim ini.

Rider berusia 16 tahun asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu kini menempati peringkat kedua klasemen sementara FIM Moto3 Junior World Championship 2026 setelah meraih kemenangan impresif di Portugal.

Juara Dramatis di Estoril

Ramadhipa memulai balapan dari posisi ketujuh. Namun, pembalap muda Indonesia itu mampu menjaga ritme dan terus merangsek ke kelompok terdepan sepanjang perlombaan.

Memasuki lap terakhir, persaingan berlangsung ketat dengan aksi saling salip antar-pembalap.

Ramadhipa tetap tenang dalam menentukan momen terbaik untuk menyerang hingga akhirnya berhasil melintasi garis finis di posisi pertama.

Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting dalam perburuan gelar juara musim ini sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di ajang pembinaan menuju MotoGP.

Tempel Ketat Pimpinan Klasemen

Berkat tambahan poin maksimal di Estoril, Ramadhipa kini mengoleksi total 51 poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara FIM Moto3 Junior World Championship 2026.

Ia hanya terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, Giulio Pugliese, sehingga peluang untuk merebut posisi teratas masih sangat terbuka pada seri-seri berikutnya.

Konsistensi yang ditunjukkan sepanjang musim menjadi modal berharga bagi Ramadhipa dalam menjaga asa meraih prestasi terbaik di kompetisi tersebut.

Tampil Menjanjikan di Red Bull MotoGP Rookies Cup

Tak hanya bersinar di Moto3 Junior World Championship, Ramadhipa juga tampil kompetitif di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026.

Salah satu momen terbaiknya terjadi pada Race 2 di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada April lalu.

Saat itu, ia mencuri perhatian setelah melakukan comeback luar biasa dari posisi start ke-17 untuk meraih kemenangan.

Penampilan impresif tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pembalap muda berbakat di program Road to MotoGP.

Sementara pada seri terakhir di Sirkuit Mugello, Italia, akhir Mei lalu, Ramadhipa berhasil finis di posisi ke-10 pada Race 1 meski harus menghadapi hukuman mundur posisi start.

Harapan Baru Balap Indonesia

Performa konsisten yang ditunjukkan Ramadhipa menghadirkan optimisme baru bagi dunia balap Indonesia.

Di usia yang masih sangat muda, ia telah mampu bersaing dengan para pembalap terbaik dari berbagai negara di kompetisi Eropa.

Keberhasilannya mengikuti jejak pembalap Indonesia yang lebih dulu tampil di level internasional menunjukkan bahwa pembinaan balap Tanah Air mulai membuahkan hasil.

Jika mampu mempertahankan performa positif hingga akhir musim, bukan tidak mungkin Ramadhipa akan melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dan mengikuti jejak seniornya, Veda Ega Pratama menuju Kejuaraan Dunia Moto3.

Dengan masih tersisa sejumlah seri balapan musim ini, publik Indonesia tentu berharap Muhammad Kiandra Ramadhipa dapat terus mengibarkan Merah Putih dan mencatatkan sejarah baru di lintasan balap dunia.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru