Overview
-
Bupati Bone menghadiri panen raya padi di lahan oplah rawa Desa Solo, Dua Boccoe, sebagai bagian penguatan sektor pertanian daerah.
-
Pemerintah Kabupaten Bone menargetkan masuk tiga besar daerah penghasil padi terbesar di Indonesia pada tahun 2026.
-
Peningkatan produksi padi didorong melalui program IP300, optimalisasi lahan rawa, serta dukungan Brigade Pangan dan alsintan.
SulawesiPos.com – Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menghadiri panen raya padi di lokasi optimalisasi lahan (oplah) rawa yang terletak di Desa Solo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (12/1/2026).
Panen raya tersebut dilakukan di lahan seluas puluhan hektare, yang menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas padi.
Turut mendampingi Bupati Bone dalam kegiatan tersebut, Pj Sekda Bone Andi Tenriawaru, Kepala Dinas Pertanian Bone Nurdin, S.P., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bone H Rizal, Kepala BKPSDM Bone Edy Saputra Syam, Anggota DPRD Bone Usman, serta jajaran kepala desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani setempat.
Bupati Andi Asman menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone menargetkan masuk tiga besar daerah dengan produksi padi tertinggi di Indonesia pada tahun 2026.
“Tahun ini kita menargetkan Kabupaten Bone masuk tiga besar penghasil padi terbesar di Indonesia,” tegas Bupati.
Ia optimistis target tersebut dapat dicapai karena berbagai program pertanian telah berjalan secara terintegrasi, salah satunya melalui penerapan Indeks Pertanaman 300 (IP300) yang membuat produksi padi terus meningkat.


