SulawesiPos.com – Hubungan antar elemen sepak bola Indonesia kembali memanas.
Ketua Umum The Jakmania, Diky Budi Ramadhan atau yang akrab disapa Diky Soemarno, secara resmi melayangkan surat aspirasi kepada PSSI terkait pernyataan gelandang Persib Bandung, Marc Klok.
Langkah ini diambil karena pernyataan pemain berusia 31 tahun tersebut dianggap tidak tepat sasaran, terutama mengingat kondisi persaingan yang sedang tinggi di kompetisi domestik.
Alasan Pelaporan ke PSSI
Menurut Diky Soemarno, Pengurus Pusat (PP) The Jakmania merasa perlu menyampaikan keberatan mereka kepada PSSI sebagai otoritas tertinggi sepak bola di Indonesia.
Hal ini dipicu oleh pernyataan Marc Klok yang dinilai bisa memperkeruh suasana.
“Ya terima kasih, teman-teman. Memang hari ini kami dari Pengurus Pusat The Jakmania menyampaikan surat aspirasi kami kepada PSSI sebagai yang paling bertanggung jawab terhadap sepak bola di Indonesia berkaitan dengan statement satu di antara pemain Persib Bandung yaitu Marc Klok,” ujar Diky Soemarno.
Diky menekankan bahwa meskipun pernyataan tersebut dimaksudkan sebagai candaan, momentum yang dipilih sangat tidak pas.
“Yang menurut kami sifatnya memang, kalau pun itu bercanda, sepertinya kurang tepat bercandanya di tengah situasi memanas seperti ini,” tambahnya.
Salah satu faktor yang membuat Jakmania bereaksi keras adalah situasi sulit yang sedang dihadapi Persija Jakarta.
Tim Macan Kemayoran diketahui gagal melangsungkan pertandingan di Jakarta dan harus memindahkan laga mereka ke Samarinda.
Di tengah kondisi tersebut, adanya ajakan bagi suporter lawan untuk datang ke lokasi pertandingan dinilai sebagai tindakan yang kurang elok dan berisiko bagi keamanan.
“Tapi ajakan untuk teman-teman berangkat ke Samarinda, teman-teman suporter Persib berangkat ke Samarinda rasanya kurang bijak dan kurang elok karena kita harus menjaga keamanan dan kenyamanan,” tegas Diky.
PP The Jakmania menegaskan bahwa prioritas utama mereka adalah memastikan seluruh anggota Jakmania tetap aman dan situasi sepak bola tetap kondusif.
Pelaporan ini dianggap sebagai langkah preventif agar tidak terjadi gesekan yang tidak diinginkan di lapangan maupun di luar lapangan.
Diky Soemarno berharap PSSI dapat menanggapi aspirasi ini dengan bijak agar suasana sepak bola nasional tidak terganggu oleh provokasi, baik yang disengaja maupun yang berdalih candaan.
“Bagi kami Pengurus Pusat The Jakmania, fokus utama adalah keamanan dan kenyamanan dan keselamatan anggota kami. Jadi memang itu yang kami jaga biar suasana dan sepak bola Indonesia ini tetap kondusif,” tutupnya.

