Alarm Bahaya! Kalah 1-3 dari Al Qadsiah, Al Nassr Mulai Goyah di Puncak

SulawesiPos.com – Kejutan terjadi di pekan ke-31 Saudi Pro League saat Al Nassr harus mengakui keunggulan Al Qadsiah dengan skor 1-3 pada pertandingan Liga Pro Saudi, Senin (4/5/2026) dini hari WIB.

Hasil ini bukan sekadar kekalahan biasa, posisi puncak klasemen kini mulai goyah.

Bermain di Prince Mohamed bin Fahd Stadium, Al Nassr sebenarnya sempat menjaga asa setelah menyamakan kedudukan jelang turun minum.

Namun, dominasi tuan rumah di babak kedua membuat tim tamu kehilangan kendali permainan.

Gol pembuka Al Qadsiah lahir lebih dulu lewat Mohammed Abu Al Shamat pada menit ke-24.

Tekanan agresif sejak awal memaksa lini belakang Al Nassr bekerja ekstra.

Respons datang di menit ke-39 melalui Joao Felix yang memanfaatkan skema serangan balik cepat, usai menerima umpan dari Marcelo Brozovic.

Namun, momentum itu tidak bertahan lama. Memasuki babak kedua, Al Qadsiah kembali mengambil alih ritme pertandingan.

Musab Al-Juwayr membawa tuan rumah unggul pada menit ke-55, sebelum Julian Quinones memastikan kemenangan lewat gol di menit ke-78.

BACA JUGA: 
Portugal Rilis 27 Pemain Tanpa Ronaldo, CR7 Absen Karena Cedera

Kekalahan ini sekaligus memutus tren positif Al Nassr yang sebelumnya mencatat 20 kemenangan beruntun di semua kompetisi musim ini, sebuah rekor yang sempat menyamai capaian terbaik dalam karier Cristiano Ronaldo.

Dampaknya langsung terasa di papan klasemen. Al Nassr memang masih bertahan di posisi teratas dengan 79 poin, tetapi Al Hilal yang menguntit di peringkat kedua kini hanya terpaut lima poin dan masih menyimpan satu laga tunda.

Jika dimaksimalkan, jarak bisa terpangkas drastis dan membuat perebutan gelar semakin panas.

Situasi ini menempatkan Al Nassr dalam tekanan tinggi di sisa musim. Dengan tiga pertandingan liga tersisa, margin kesalahan nyaris tidak ada.

Setiap hasil kini berpotensi menentukan nasib mereka di perburuan trofi.

Di sisi lain, fokus tim juga terbelah. Al Nassr dijadwalkan menghadapi Gamba Osaka pada final AFC Champions League Two, 16 Mei mendatang.

Jadwal padat ini menuntut konsistensi ekstra, sekaligus menguji kedalaman skuad dalam menjaga performa di dua kompetisi sekaligus.

BACA JUGA: 
Kaka Amrullah Ronaldo Messi Resmi Masuk Skuad Utama PSM Makassar, Nama Unik Jadi Sorotan

Jika gagal bangkit dalam waktu dekat, dominasi Al Nassr musim ini bisa runtuh di fase paling krusial. Persaingan belum selesai, justru baru memasuki titik paling menentukan.

SulawesiPos.com – Kejutan terjadi di pekan ke-31 Saudi Pro League saat Al Nassr harus mengakui keunggulan Al Qadsiah dengan skor 1-3 pada pertandingan Liga Pro Saudi, Senin (4/5/2026) dini hari WIB.

Hasil ini bukan sekadar kekalahan biasa, posisi puncak klasemen kini mulai goyah.

Bermain di Prince Mohamed bin Fahd Stadium, Al Nassr sebenarnya sempat menjaga asa setelah menyamakan kedudukan jelang turun minum.

Namun, dominasi tuan rumah di babak kedua membuat tim tamu kehilangan kendali permainan.

Gol pembuka Al Qadsiah lahir lebih dulu lewat Mohammed Abu Al Shamat pada menit ke-24.

Tekanan agresif sejak awal memaksa lini belakang Al Nassr bekerja ekstra.

Respons datang di menit ke-39 melalui Joao Felix yang memanfaatkan skema serangan balik cepat, usai menerima umpan dari Marcelo Brozovic.

Namun, momentum itu tidak bertahan lama. Memasuki babak kedua, Al Qadsiah kembali mengambil alih ritme pertandingan.

Musab Al-Juwayr membawa tuan rumah unggul pada menit ke-55, sebelum Julian Quinones memastikan kemenangan lewat gol di menit ke-78.

BACA JUGA: 
Cristiano Ronaldo Diduga Mogok di Al-Nassr, Kecewa Minim Transfer dan Dukungan Finansial

Kekalahan ini sekaligus memutus tren positif Al Nassr yang sebelumnya mencatat 20 kemenangan beruntun di semua kompetisi musim ini, sebuah rekor yang sempat menyamai capaian terbaik dalam karier Cristiano Ronaldo.

Dampaknya langsung terasa di papan klasemen. Al Nassr memang masih bertahan di posisi teratas dengan 79 poin, tetapi Al Hilal yang menguntit di peringkat kedua kini hanya terpaut lima poin dan masih menyimpan satu laga tunda.

Jika dimaksimalkan, jarak bisa terpangkas drastis dan membuat perebutan gelar semakin panas.

Situasi ini menempatkan Al Nassr dalam tekanan tinggi di sisa musim. Dengan tiga pertandingan liga tersisa, margin kesalahan nyaris tidak ada.

Setiap hasil kini berpotensi menentukan nasib mereka di perburuan trofi.

Di sisi lain, fokus tim juga terbelah. Al Nassr dijadwalkan menghadapi Gamba Osaka pada final AFC Champions League Two, 16 Mei mendatang.

Jadwal padat ini menuntut konsistensi ekstra, sekaligus menguji kedalaman skuad dalam menjaga performa di dua kompetisi sekaligus.

BACA JUGA: 
Pesta Empat Gol! Al Ahli Hajar Al Okhdood Tanpa Ampun

Jika gagal bangkit dalam waktu dekat, dominasi Al Nassr musim ini bisa runtuh di fase paling krusial. Persaingan belum selesai, justru baru memasuki titik paling menentukan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru