SulawesiPos.com – PSIM Yogyakarta harus mengakui keunggulan PSM Makassar setelah kalah dramatis dengan skor 1-2 dalam lanjutan Liga 1.
Laga yang berlangsung sengit ini ditentukan oleh gol di menit akhir yang memastikan kemenangan tim tamu.
Babak Kedua Penuh Drama
Pertandingan berjalan ketat sejak awal, namun intensitas meningkat drastis di babak kedua.
PSIM Yogyakarta sempat membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-54 melalui gol Corfe D.
Gol ini membuat publik tuan rumah bergemuruh dan memberi tekanan bagi PSM Makassar.
PSM yang tertinggal tidak tinggal diam.
Tim berjuluk Juku Eja itu mulai meningkatkan tempo permainan dengan sejumlah pergantian pemain di pertengahan babak kedua.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79.
LukacCumic sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan peluang bola pantulan di depan gawang.
Gol Penentu di Injury Time
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, drama justru terjadi di masa tambahan waktu.
Pada menit 90+9, berawal dari sepak pojok, Victor Luis mengirimkan umpan jauh yang langsung di sundul oleh Dusan Lagator.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi PSIM yang sudah berjuang keras sepanjang laga.
PSM pun memastikan kemenangan comeback dengan skor 2-1.
Laga Keras, Banyak Kartu Kuning
Pertandingan ini juga diwarnai dengan sejumlah kartu kuning yang menunjukkan kerasnya duel di lapangan.
Beberapa pemain yang mendapat kartu antara lain:
- Yamadera Y. (50’)
- Ramos Mingo F. (63’)
- Lagator D. (69’)
- Sheva S. (73’)
- Corfe D. (83’)
- Savio Roberto (90+10’)
Analisis Pertandingan
PSIM Yogyakarta sebenarnya tampil cukup solid, terutama di lini pertahanan.
Namun, mereka kehilangan fokus di menit-menit akhir pertandingan.
Sebaliknya, PSM Makassar menunjukkan mental juara dengan tidak menyerah hingga peluit akhir.
Pergantian pemain yang dilakukan terbukti efektif dalam meningkatkan daya serang tim.
Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi PSM dalam persaingan papan atas Liga 1, sekaligus menjadi pukulan bagi PSIM yang gagal mengamankan poin di kandang sendiri.

