Dramatis! PSM Makassar Comeback di Menit Akhir, Akhiri Puasa Kemenangan di Bantul

SulawesiPos.com – PSM Makassar akhirnya memutus tren negatif mereka dengan cara yang heroik.

Bertandang ke Stadion Sultan Agung, Bantul, tim berjuluk Juku Eja sukses mencuri tiga poin penuh setelah menundukkan tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor tipis dalam laga yang penuh drama dan hujan kartu.

Jalannya Pertandingan: Dominasi yang Sempat Buntu

Sejak peluit pertama dibunyikan, PSM Makassar sebenarnya tampil menekan. Mengandalkan dominasi serangan dan menciptakan berbagai peluang unggul, laskar Pasukan Ramang berkali-kali merepotkan barisan pertahanan Laskar Mataram.

Namun, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, publik tuan rumah sempat bersorak. Melalui skema serangan yang rapi, Dery Corfe berhasil memecah kebuntuan pada menit 54′. Skor 1-0 untuk keunggulan PSIM Yogyakarta sempat meruntuhkan kepercayaan diri pemain PSM.

 Momen Kebangkitan Juku Eja

Pantang menyerah, PSM terus mengurung pertahanan lawan. Perubahan taktik membuahkan hasil pada menit ke-79′.

BACA JUGA: 
Bangkit di Babak Kedua! PSM Hajar PSIM Yogyakarta Lewat Strategi Jitu

Luka Čumić muncul sebagai sosok krusial setelah berhasil menyamakan kedudukan lewat penyelesaian yang mengubah skor menjadi 1-1.

Drama sesungguhnya terjadi di masa injury time. Saat laga tampak akan berakhir imbang, PSM mendapatkan peluang emas melalui tendangan pojok yang dieksekusi oleh David Luiz.

Pemain bertahan Dusan Lagator naik membantu serangan dan berhasil menyambut bola tersebut untuk mencetak gol perdana sekaligus gol penentu di menit 90+9′.

Gol dramatis di detik-detik terakhir ini memastikan comeback sempurna bagi tim tamu.

 Laga Keras dan Pentingnya Tiga Poin

Tensi pertandingan yang tinggi membuat wasit Mustafa Kamal harus bekerja ekstra keras.

Tercatat, sebanyak 9 kartu kuning dikeluarkan dari sakunya untuk meredam permainan keras kedua tim.

Kemenangan ini memiliki arti sangat penting bagi PSM Makassar karena:

  • Memutus Tren Buruk: Mengakhiri catatan buruk 6 pertandingan sebelumnya tanpa kemenangan.
  • Mentalitas Tim: Keberhasilan membalikkan keadaan menjadi suntikan moral yang luar biasa untuk menaikkan mental para pemain.
  • Posisi Klasemen: Tambahan 3 poin ini menjaga posisi PSM dalam persaingan kompetisi, di peringkat 13, dengan total 28 poin
BACA JUGA: 
PSIM Jogja vs PSM Makassar 10 April 2026: Laga Panas Penentu Nasib di Klasemen Liga 1!

Dengan hasil ini, PSM Makassar pulang dengan poin penuh, sementara PSIM Yogyakarta harus merelakan kemenangan yang sudah di depan mata sirna di menit akhir. (mna)

SulawesiPos.com – PSM Makassar akhirnya memutus tren negatif mereka dengan cara yang heroik.

Bertandang ke Stadion Sultan Agung, Bantul, tim berjuluk Juku Eja sukses mencuri tiga poin penuh setelah menundukkan tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor tipis dalam laga yang penuh drama dan hujan kartu.

Jalannya Pertandingan: Dominasi yang Sempat Buntu

Sejak peluit pertama dibunyikan, PSM Makassar sebenarnya tampil menekan. Mengandalkan dominasi serangan dan menciptakan berbagai peluang unggul, laskar Pasukan Ramang berkali-kali merepotkan barisan pertahanan Laskar Mataram.

Namun, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, publik tuan rumah sempat bersorak. Melalui skema serangan yang rapi, Dery Corfe berhasil memecah kebuntuan pada menit 54′. Skor 1-0 untuk keunggulan PSIM Yogyakarta sempat meruntuhkan kepercayaan diri pemain PSM.

 Momen Kebangkitan Juku Eja

Pantang menyerah, PSM terus mengurung pertahanan lawan. Perubahan taktik membuahkan hasil pada menit ke-79′.

BACA JUGA: 
PSM Makassar vs Semen Padang Berakhir Imbang 0-0, Jersey Spesial Ramang Jadi Sorotan

Luka Čumić muncul sebagai sosok krusial setelah berhasil menyamakan kedudukan lewat penyelesaian yang mengubah skor menjadi 1-1.

Drama sesungguhnya terjadi di masa injury time. Saat laga tampak akan berakhir imbang, PSM mendapatkan peluang emas melalui tendangan pojok yang dieksekusi oleh David Luiz.

Pemain bertahan Dusan Lagator naik membantu serangan dan berhasil menyambut bola tersebut untuk mencetak gol perdana sekaligus gol penentu di menit 90+9′.

Gol dramatis di detik-detik terakhir ini memastikan comeback sempurna bagi tim tamu.

 Laga Keras dan Pentingnya Tiga Poin

Tensi pertandingan yang tinggi membuat wasit Mustafa Kamal harus bekerja ekstra keras.

Tercatat, sebanyak 9 kartu kuning dikeluarkan dari sakunya untuk meredam permainan keras kedua tim.

Kemenangan ini memiliki arti sangat penting bagi PSM Makassar karena:

  • Memutus Tren Buruk: Mengakhiri catatan buruk 6 pertandingan sebelumnya tanpa kemenangan.
  • Mentalitas Tim: Keberhasilan membalikkan keadaan menjadi suntikan moral yang luar biasa untuk menaikkan mental para pemain.
  • Posisi Klasemen: Tambahan 3 poin ini menjaga posisi PSM dalam persaingan kompetisi, di peringkat 13, dengan total 28 poin
BACA JUGA: 
Posisi PSM Makassar di Klasemen BRI Liga 1 Jadi Sorotan, Juku Eja Dituntut Bangkit

Dengan hasil ini, PSM Makassar pulang dengan poin penuh, sementara PSIM Yogyakarta harus merelakan kemenangan yang sudah di depan mata sirna di menit akhir. (mna)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru