Pesta Berubah Duka, Pohon Tumbang Tewaskan Ibu Pengantin di Kahu

SulawesiPos.com – Suasana bahagia dalam sebuah pesta pernikahan di Desa Lalepo, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, mendadak berubah menjadi duka mendalam setelah sebuah pohon tumbang menimpa baruga (tenda hajatan), Kamis malam (9/4/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 22.40 Wita, saat acara pernikahan tengah berlangsung dan dihadiri sejumlah tamu undangan.

Pohon yang tiba-tiba tumbang menghantam lokasi hajatan, memicu kepanikan di tengah keramaian.

Akibat kejadian tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, yakni Nurhayati (54), yang merupakan ibu dari pengantin.

Selain itu, beberapa tamu lainnya mengalami luka-luka. Dua korban di antaranya masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Kahu, Palattae.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, memberikan perhatian serius terhadap insiden tersebut. Ia langsung menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk bergerak cepat dalam melakukan penanganan di lokasi kejadian.

“Kami sudah meminta pemerintah untuk gerak cepat dalam membantu penanganan di lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bone, Andi Iqbal, mengungkapkan bahwa timnya telah turun ke lokasi sejak pagi hari untuk melakukan evakuasi dan penanganan awal.

BACA JUGA: 
Tragis! Nurul Izzah yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Meninggal, Pria Berinisial B Diamankan

“Tim BPBD Bone menuju lokasi dari pukul 07.00 pagi tadi,” kata Andi Iqbal.

Ia juga memimpin langsung proses evakuasi korban serta pembersihan sisa pepohonan yang menimpa area hajatan.

Camat Kahu, Andi Pasinringi, turut berada di lokasi sejak pagi hari guna memastikan proses mitigasi berjalan dengan baik.

“Saya pagi ini berada di lokasi untuk mitigasi dan membersihkan lokasi,” ucapnya.

Ia menambahkan, setelah kejadian, aparat setempat bergerak cepat melakukan koordinasi untuk mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat serta mengamankan area kejadian.

Hingga saat ini, pemerintah setempat masih terus melakukan pendataan terhadap korban serta memastikan penanganan lanjutan bagi warga yang terdampak insiden tersebut. (kar)

SulawesiPos.com – Suasana bahagia dalam sebuah pesta pernikahan di Desa Lalepo, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, mendadak berubah menjadi duka mendalam setelah sebuah pohon tumbang menimpa baruga (tenda hajatan), Kamis malam (9/4/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 22.40 Wita, saat acara pernikahan tengah berlangsung dan dihadiri sejumlah tamu undangan.

Pohon yang tiba-tiba tumbang menghantam lokasi hajatan, memicu kepanikan di tengah keramaian.

Akibat kejadian tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, yakni Nurhayati (54), yang merupakan ibu dari pengantin.

Selain itu, beberapa tamu lainnya mengalami luka-luka. Dua korban di antaranya masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Kahu, Palattae.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, memberikan perhatian serius terhadap insiden tersebut. Ia langsung menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk bergerak cepat dalam melakukan penanganan di lokasi kejadian.

“Kami sudah meminta pemerintah untuk gerak cepat dalam membantu penanganan di lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bone, Andi Iqbal, mengungkapkan bahwa timnya telah turun ke lokasi sejak pagi hari untuk melakukan evakuasi dan penanganan awal.

BACA JUGA: 
Kronologi Penemuan Mayat Pria di Belakang Gedung Teaching Industry Unhas, Korban Bukan Warga Kampus

“Tim BPBD Bone menuju lokasi dari pukul 07.00 pagi tadi,” kata Andi Iqbal.

Ia juga memimpin langsung proses evakuasi korban serta pembersihan sisa pepohonan yang menimpa area hajatan.

Camat Kahu, Andi Pasinringi, turut berada di lokasi sejak pagi hari guna memastikan proses mitigasi berjalan dengan baik.

“Saya pagi ini berada di lokasi untuk mitigasi dan membersihkan lokasi,” ucapnya.

Ia menambahkan, setelah kejadian, aparat setempat bergerak cepat melakukan koordinasi untuk mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat serta mengamankan area kejadian.

Hingga saat ini, pemerintah setempat masih terus melakukan pendataan terhadap korban serta memastikan penanganan lanjutan bagi warga yang terdampak insiden tersebut. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru