Wisata Lembah Hijau Malino, Perpaduan Alam, Camping, dan Wahana Seru

SulawesiPos.com – Kawasan Malino di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, sudah lama dikenal sebagai “negeri di atas awan” versi Sulawesi Selatan.

Udara dingin, hamparan hutan pinus, hingga kebun teh menjadikannya destinasi favorite wisatawan setiap musim liburan.

Di antara deretan tempat wisata yang ada, Lembah Hijau Camp & Resort muncul sebagai salah satu spot yang belakangan makin ramai dibicarakan.

 Tempat ini menawarkan konsep wisata alam yang dipadukan dengan fasilitas modern dan beragam aktivitas outdoor.

Lembah Hijau berada di Jalan Pa’tene, Malino, sekitar 65-70 kilometer dari Kota Makassar. Waktu tempuh menuju lokasi ini berkisar dua jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.

Aksesnya juga tergolong mudah. Dari Polsek Tinggimoncong, pengunjung hanya perlu melanjutkan perjalanan sekitar satu kilometer untuk sampai ke kawasan wisata ini. Dengan tiket masuk sekitar Rp15.000, destinasi ini cukup ramah di kantong.

Begitu tiba di lokasi, pengunjung langsung disambut udara sejuk khas pegunungan, pepohonan hijau yang rimbun, serta aliran sungai jernih yang mengalir di sekitar area wisata.

BACA JUGA: 
Tebing Apparalang, Surga Tersembunyi di Bulukumba dengan Pemandangan Tebing dan Laut Biru Memikat

Nuansa alami ini menjadi daya tarik utama, terutama bagi mereka yang ingin “kabur” sejenak dari hiruk-pikuk kota.

Tak heran jika tempat ini juga jadi favorit pecinta fotografi karena hampir setiap sudutnya terlihat estetik.

Beberapa spot yang sering jadi incaran pengunjung antara lain rumah pohon, gardu pandang, ayunan, hammock, hingga anjungan di tepi sungai. Semua dirancang menyatu dengan alam dan cocok untuk mengisi galeri media sosial.

Pilihan Menginap: Camping hingga Resort

Lembah Hijau menawarkan dua konsep penginapan yang bisa disesuaikan dengan gaya liburan. Bagi yang ingin merasakan sensasi alam lebih dekat, tersedia tenda camping berkapasitas hingga enam orang.

Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari tempat tidur, selimut, hingga perlengkapan minuman hangat. Harga menginap di tenda ini sekitar Rp500.000 per malam, termasuk sarapan.

Sementara itu, bagi pengunjung yang menginginkan kenyamanan lebih, tersedia unit resort dengan tarif sekitar Rp800.000 per malam.

Opsi ini cocok untuk keluarga yang ingin suasana tenang tanpa harus meninggalkan kenyamanan fasilitas.

BACA JUGA: 
Bendungan Kampili, Mini Grand Canyon-nya Gowa yang Instagramable

Wahana Seru untuk Semua Usia

Tak hanya soal pemandangan, Lembah Hijau juga menghadirkan berbagai aktivitas yang bisa dinikmati pengunjung.

Salah satu yang paling diminati adalah sky bike, yaitu wahana sepeda di ketinggian sekitar 30 meter.

Meski terlihat menantang, wahana ini dilengkapi sistem keamanan yang memadai. Harga tiketnya berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000 per orang.

Selain itu, ada juga river tubing bagi pecinta aktivitas air. Pengunjung akan diajak menyusuri aliran sungai menggunakan ban besar dengan sensasi arus yang cukup menantang. Wahana ini dibanderol sekitar Rp50.000 per orang.

Fasilitas Lengkap untuk Liburan dan Event

Untuk menunjang kenyamanan, pengelola juga menyediakan berbagai fasilitas seperti toilet, musala, dapur umum, area makan, hingga tempat barbeque.

Area yang luas juga memungkinkan tempat ini digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari gathering komunitas, acara kantor, hingga liburan keluarga besar.

Dengan kombinasi udara sejuk, panorama alam, wahana seru, serta harga yang relatif terjangkau, Lembah Hijau menjadi salah satu destinasi yang layak masuk daftar kunjungan saat berada di Malino.

BACA JUGA: 
Rumah Hobbit Bollangi Gowa, Wisata Alam Ala Film Lord of The Rings

SulawesiPos.com – Kawasan Malino di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, sudah lama dikenal sebagai “negeri di atas awan” versi Sulawesi Selatan.

Udara dingin, hamparan hutan pinus, hingga kebun teh menjadikannya destinasi favorite wisatawan setiap musim liburan.

Di antara deretan tempat wisata yang ada, Lembah Hijau Camp & Resort muncul sebagai salah satu spot yang belakangan makin ramai dibicarakan.

 Tempat ini menawarkan konsep wisata alam yang dipadukan dengan fasilitas modern dan beragam aktivitas outdoor.

Lembah Hijau berada di Jalan Pa’tene, Malino, sekitar 65-70 kilometer dari Kota Makassar. Waktu tempuh menuju lokasi ini berkisar dua jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.

Aksesnya juga tergolong mudah. Dari Polsek Tinggimoncong, pengunjung hanya perlu melanjutkan perjalanan sekitar satu kilometer untuk sampai ke kawasan wisata ini. Dengan tiket masuk sekitar Rp15.000, destinasi ini cukup ramah di kantong.

Begitu tiba di lokasi, pengunjung langsung disambut udara sejuk khas pegunungan, pepohonan hijau yang rimbun, serta aliran sungai jernih yang mengalir di sekitar area wisata.

BACA JUGA: 
Pantai Mandala Ria Bulukumba: Daya Tarik, Lokasi, dan Sejarah Lengkap

Nuansa alami ini menjadi daya tarik utama, terutama bagi mereka yang ingin “kabur” sejenak dari hiruk-pikuk kota.

Tak heran jika tempat ini juga jadi favorit pecinta fotografi karena hampir setiap sudutnya terlihat estetik.

Beberapa spot yang sering jadi incaran pengunjung antara lain rumah pohon, gardu pandang, ayunan, hammock, hingga anjungan di tepi sungai. Semua dirancang menyatu dengan alam dan cocok untuk mengisi galeri media sosial.

Pilihan Menginap: Camping hingga Resort

Lembah Hijau menawarkan dua konsep penginapan yang bisa disesuaikan dengan gaya liburan. Bagi yang ingin merasakan sensasi alam lebih dekat, tersedia tenda camping berkapasitas hingga enam orang.

Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari tempat tidur, selimut, hingga perlengkapan minuman hangat. Harga menginap di tenda ini sekitar Rp500.000 per malam, termasuk sarapan.

Sementara itu, bagi pengunjung yang menginginkan kenyamanan lebih, tersedia unit resort dengan tarif sekitar Rp800.000 per malam.

Opsi ini cocok untuk keluarga yang ingin suasana tenang tanpa harus meninggalkan kenyamanan fasilitas.

BACA JUGA: 
Hutan Pinus Bissoloro, Surga Alam di Gowa yang Cocok Buat Nongkrong dan Foto-foto

Wahana Seru untuk Semua Usia

Tak hanya soal pemandangan, Lembah Hijau juga menghadirkan berbagai aktivitas yang bisa dinikmati pengunjung.

Salah satu yang paling diminati adalah sky bike, yaitu wahana sepeda di ketinggian sekitar 30 meter.

Meski terlihat menantang, wahana ini dilengkapi sistem keamanan yang memadai. Harga tiketnya berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000 per orang.

Selain itu, ada juga river tubing bagi pecinta aktivitas air. Pengunjung akan diajak menyusuri aliran sungai menggunakan ban besar dengan sensasi arus yang cukup menantang. Wahana ini dibanderol sekitar Rp50.000 per orang.

Fasilitas Lengkap untuk Liburan dan Event

Untuk menunjang kenyamanan, pengelola juga menyediakan berbagai fasilitas seperti toilet, musala, dapur umum, area makan, hingga tempat barbeque.

Area yang luas juga memungkinkan tempat ini digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari gathering komunitas, acara kantor, hingga liburan keluarga besar.

Dengan kombinasi udara sejuk, panorama alam, wahana seru, serta harga yang relatif terjangkau, Lembah Hijau menjadi salah satu destinasi yang layak masuk daftar kunjungan saat berada di Malino.

BACA JUGA: 
Tebing Apparalang, Surga Tersembunyi di Bulukumba dengan Pemandangan Tebing dan Laut Biru Memikat

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru