Kincir Angin Terbesar di Indonesia Ada di Sulsel, Ini Pesona PLTB Sidrap

SulawesiPos.com – Wisata kincir angin di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, jadi salah satu destinasi yang belakangan makin dilirik.

Berlokasi di kawasan PLTB Sidrap, tempat ini menawarkan pemandangan unik berupa deretan turbin angin raksasa di atas perbukitan.

Awalnya, kawasan ini dibangun sebagai pembangkit listrik tenaga bayu (angin), bukan objek wisata.

Namun karena visualnya yang menarik, banyak pengunjung datang untuk melihat langsung sekaligus berfoto dengan latar kincir angin yang menjulang tinggi.

Deretan Turbin Raksasa di Atas Bukit

PLTB Sidrap merupakan salah satu proyek energi terbarukan terbesar di Indonesia dengan kapasitas lebih dari 75 megawatt (MW).

Pembangkit ini berdiri di atas lahan sekitar 100 hektare dan menjadi yang pertama sekaligus terbesar untuk tenaga angin di Indonesia.

Di lokasi ini terdapat sekitar 30 turbin angin. Masing-masing memiliki tinggi menara mencapai 80 meter, dengan diameter sekitar 20 meter, serta baling-baling sepanjang 57 meter.

Putaran baling-baling tersebut dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik melalui generator di dalamnya.

BACA JUGA: 
Pesona Desa Wisata Alam Wai Tiddo di Luwu, Surga Alam di Antara Dua Pegunungan

Selain menjadi sumber energi bersih, keberadaan turbin-turbin ini menciptakan panorama yang tidak biasa.

Hamparan bukit dengan kincir angin putih raksasa memberi nuansa seperti berada di luar negeri.

Akses, Aturan, dan Tips Berkunjung

Secara administratif, PLTB ini berada di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.

Dari Makassar, jaraknya sekitar 166 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 3,5 jam perjalanan darat.

Perjalanan menuju lokasi cukup menantang. Saat memasuki kawasan perbukitan, pengunjung akan melewati jalan tanah merah dengan bebatuan serta jalur berkelok.

Oleh karena itu, kondisi kendaraan harus prima dan pengemudi perlu berhati-hati.

Meski bisa dikunjungi, area ini tetap termasuk objek vital nasional. Pengunjung diwajibkan menggunakan perlengkapan keselamatan yang telah disediakan oleh pengelola dengan biaya sekitar Rp10 ribu.

Pengelolaan wisata ini juga melibatkan masyarakat setempat melalui badan usaha milik desa.

Manfaat untuk Listrik dan Masyarakat

PLTB Sidrap tidak hanya menarik dari sisi wisata, tetapi juga punya peran penting dalam penyediaan energi.

BACA JUGA: 
Daftar Negara Bebas Visa untuk Pemegang Paspor Indonesia per Januari 2026

Pembangkit ini disebut mampu melistriki sekitar 70 ribu pelanggan rumah tangga dengan daya 900 VA di Sulawesi Selatan.

Keberadaan proyek ini juga menjadi bagian dari upaya Indonesia mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, kehadirannya turut memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui sektor wisata.

Wisata kincir angin Sidrap menawarkan pengalaman yang lengkap, mulai dari panorama alam, edukasi energi, hingga sensasi perjalanan yang menantang.

Buat kamu yang ingin cari destinasi anti-mainstream di Sulawesi Selatan, tempat ini layak masuk bucket list.

SulawesiPos.com – Wisata kincir angin di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, jadi salah satu destinasi yang belakangan makin dilirik.

Berlokasi di kawasan PLTB Sidrap, tempat ini menawarkan pemandangan unik berupa deretan turbin angin raksasa di atas perbukitan.

Awalnya, kawasan ini dibangun sebagai pembangkit listrik tenaga bayu (angin), bukan objek wisata.

Namun karena visualnya yang menarik, banyak pengunjung datang untuk melihat langsung sekaligus berfoto dengan latar kincir angin yang menjulang tinggi.

Deretan Turbin Raksasa di Atas Bukit

PLTB Sidrap merupakan salah satu proyek energi terbarukan terbesar di Indonesia dengan kapasitas lebih dari 75 megawatt (MW).

Pembangkit ini berdiri di atas lahan sekitar 100 hektare dan menjadi yang pertama sekaligus terbesar untuk tenaga angin di Indonesia.

Di lokasi ini terdapat sekitar 30 turbin angin. Masing-masing memiliki tinggi menara mencapai 80 meter, dengan diameter sekitar 20 meter, serta baling-baling sepanjang 57 meter.

Putaran baling-baling tersebut dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik melalui generator di dalamnya.

BACA JUGA: 
Hutan Pinus Bissoloro, Surga Alam di Gowa yang Cocok Buat Nongkrong dan Foto-foto

Selain menjadi sumber energi bersih, keberadaan turbin-turbin ini menciptakan panorama yang tidak biasa.

Hamparan bukit dengan kincir angin putih raksasa memberi nuansa seperti berada di luar negeri.

Akses, Aturan, dan Tips Berkunjung

Secara administratif, PLTB ini berada di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.

Dari Makassar, jaraknya sekitar 166 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 3,5 jam perjalanan darat.

Perjalanan menuju lokasi cukup menantang. Saat memasuki kawasan perbukitan, pengunjung akan melewati jalan tanah merah dengan bebatuan serta jalur berkelok.

Oleh karena itu, kondisi kendaraan harus prima dan pengemudi perlu berhati-hati.

Meski bisa dikunjungi, area ini tetap termasuk objek vital nasional. Pengunjung diwajibkan menggunakan perlengkapan keselamatan yang telah disediakan oleh pengelola dengan biaya sekitar Rp10 ribu.

Pengelolaan wisata ini juga melibatkan masyarakat setempat melalui badan usaha milik desa.

Manfaat untuk Listrik dan Masyarakat

PLTB Sidrap tidak hanya menarik dari sisi wisata, tetapi juga punya peran penting dalam penyediaan energi.

BACA JUGA: 
Museum B.J. Habibie di Parepare, Jejak Kehidupan Sang Bapak Teknologi Indonesia

Pembangkit ini disebut mampu melistriki sekitar 70 ribu pelanggan rumah tangga dengan daya 900 VA di Sulawesi Selatan.

Keberadaan proyek ini juga menjadi bagian dari upaya Indonesia mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, kehadirannya turut memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui sektor wisata.

Wisata kincir angin Sidrap menawarkan pengalaman yang lengkap, mulai dari panorama alam, edukasi energi, hingga sensasi perjalanan yang menantang.

Buat kamu yang ingin cari destinasi anti-mainstream di Sulawesi Selatan, tempat ini layak masuk bucket list.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru