SulawesiPos.com – Sulawesi Selatan (Sulsel) tidak hanya dikenal dengan kekayaan budaya dan kuliner khasnya, tetapi juga menyimpan sejumlah destinasi wisata unik yang sarat cerita.
Salah satunya adalah Sumur Jodoh Cempalagi yang berada di wilayah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Tempat ini menarik perhatian banyak orang, terutama para jomblo yang berharap dipertemukan dengan pasangan hidup.
Konon, siapa saja yang datang ke lokasi tersebut dan mengambil air dari sumur itu dipercaya bisa mendapatkan kemudahan dalam menemukan jodoh.
Berada di Dalam Gua Cempalagi
Sumur jodoh ini berada di kawasan Gua Cempalagi yang terletak di Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Bone.
Gua tersebut dikenal juga dengan nama Gua Hua atau Gua Lama yang memiliki panjang sekitar 60 meter.
Di dalam gua, pengunjung dapat melihat berbagai jejak sejarah, salah satunya berupa tulisan yang diyakini sebagai bekas cakar atau tapak kaki dari tokoh legendaris Bugis, Arung Palakka.
Keberadaan sumur di dalam gua inilah yang kemudian dikenal masyarakat sebagai sumur jodoh.
Meski tidak diketahui secara pasti siapa yang pertama kali memberi nama tersebut, cerita turun-temurun membuat tempat ini cukup populer.
Tempat Pertemuan Para Pemuda dan Gadis
Menurut cerita masyarakat setempat, dahulu sumur ini sering menjadi tempat warga mengambil air.
Banyak pemuda dan gadis bertemu saat menimba air di sana.
Dari pertemuan-pertemuan tersebut, tidak sedikit yang kemudian berlanjut menjadi hubungan asmara hingga berujung pada pernikahan.
Kisah-kisah inilah yang kemudian melahirkan kepercayaan bahwa sumur tersebut membawa keberuntungan dalam urusan jodoh.
Sumur Jodoh di Parepare
Menariknya, cerita tentang sumur jodoh tidak hanya ditemukan di Bone. Di wilayah Parepare, Sulawesi Selatan, juga terdapat tempat yang memiliki kisah serupa, tepatnya di kawasan Pantai Cempae, Kecamatan Soreang.
Pantai ini memiliki nilai sejarah yang berkaitan dengan perjalanan tokoh besar Kerajaan Gowa, Sultan Hasanuddin, serta catatan sejarah dalam lontara Bugis-Makassar.
Dalam perjalanan sejarahnya, wilayah tersebut juga terkait dengan dinamika kekuasaan setelah kebijakan VOC pada tahun 1668 yang mempengaruhi peta kekuasaan di Sulawesi Selatan.
Kini, Pantai Cempae dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang cukup ramai dikunjungi.
Selain menikmati panorama pantai, sebagian orang juga datang dengan harapan menemukan jodoh, mengikuti cerita yang berkembang di masyarakat.
Wisata Alam dan Cerita Legenda
Sumur Jodoh Cempalagi di Bone maupun kisah serupa di Parepare menunjukkan bagaimana legenda dan kepercayaan lokal bisa menjadi daya tarik wisata.
Bagi wisatawan, tempat-tempat seperti ini tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga cerita unik yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Tidak heran jika hingga kini Sumur Jodoh Cempalagi masih sering dikunjungi, baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan yang penasaran dengan kisahnya.

