30 C
Makassar
5 March 2026, 17:47 PM WITA

Mengenal Benteng Somba Opu: Sejarah, Arsitektur, dan Wisata Budaya di Gowa

SulawesiPos.com – Somba Opu merupakan salah satu peninggalan bersejarah Kerajaan Gowa yang hingga kini menjadi ikon budaya dan wisata di Sulawesi Selatan.

Dibangun pada tahun 1525 oleh Raja Gowa IX, Daeng Matanre Karaeng Tumapa’risi’ Kallonna, benteng ini awalnya berfungsi sebagai pusat pemerintahan sekaligus pelabuhan strategis bagi perdagangan rempah-rempah.

Pada masa awal pendiriannya, Benteng Somba Opu terbuat dari tanah liat. Seiring waktu, berbagai raja Gowa melakukan penguatan dan renovasi.

Pada masa Raja Gowa XI, Tunipallangga Ulaweng, benteng diperkuat dengan bastion dan dipersenjatai meriam.

Benteng Somba Opu
Benteng Somba Opu (Dok. Smart City Gowa)

Pembangunan berlanjut hingga Sultan Alauddin menambahkan batu bata, menjadikan benteng ini sebagai pusat pemerintahan sekaligus benteng induk Kerajaan Gowa pada masa Sultan Hasanuddin.

Benteng ini menjadi pusat perdagangan penting pada abad ke-16, menarik pedagang dari Asia dan Eropa.

Namun, pada 24 Juni 1669, VOC menguasai dan menghancurkan benteng sehingga sebagian terendam ombak pasang.

Baru pada akhir 1970-an hingga awal 1980-an, benteng ditemukan kembali melalui ekskavasi oleh para ilmuwan. Rekonstruksi dilakukan pada 1990, menghadirkan Benteng Somba Opu seperti yang terlihat saat ini.

Arsitektur dan Struktur Benteng

Benteng Somba Opu memiliki dinding pertahanan yang masih kokoh, dilengkapi bastion, dan istana bersejarah seperti Istana Maccini Sombala. Kompleks ini juga menampilkan rumah adat Sulawesi Selatan dari berbagai suku, antara lain:

  • Rumah Adat Gowa
  • Rumah Adat Ujung Pandang (Makassar)
  • Rumah Adat Bugis, Mandar, Mamuju, Majene, Kajang, Tator, Luwu, Soppeng, dan Bulukumba
Rumah Tana Toraja di Benteng Somba Opu Gowa
Rumah Tana Toraja di Benteng Somba Opu Gowa (Dok. Smart City Gowa)

Selain itu, terdapat museum Karaeng Pattingalloang, panggung terbuka, baruga, taman situs, dan meriam raksasa sepanjang 9 meter dengan berat sekitar 9.500 kilogram.

Semua area tersebut kini difungsikan sebagai Gowa Discovery Park, pusat edukasi dan wisata budaya.

Benteng Somba Opu Sebagai Objek Wisata

Terletak sekitar 7 km dari pusat Kota Makassar di Jalan Daeng Tata, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Benteng Somba Opu kini menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik.

Wisatawan dapat menjelajahi museum, melihat rumah adat berbagai etnis Sulawesi Selatan, hingga menikmati panorama benteng dan sekitarnya.

Akses ke Benteng Somba Opu sangat mudah, dan pengunjung tidak dikenakan biaya masuk untuk menikmati museum dan area sekitarnya.

Benteng ini tidak hanya menjadi saksi sejarah kerajaan Gowa, tetapi juga pusat edukasi budaya dan warisan arsitektur Sulawesi Selatan.

SulawesiPos.com – Somba Opu merupakan salah satu peninggalan bersejarah Kerajaan Gowa yang hingga kini menjadi ikon budaya dan wisata di Sulawesi Selatan.

Dibangun pada tahun 1525 oleh Raja Gowa IX, Daeng Matanre Karaeng Tumapa’risi’ Kallonna, benteng ini awalnya berfungsi sebagai pusat pemerintahan sekaligus pelabuhan strategis bagi perdagangan rempah-rempah.

Pada masa awal pendiriannya, Benteng Somba Opu terbuat dari tanah liat. Seiring waktu, berbagai raja Gowa melakukan penguatan dan renovasi.

Pada masa Raja Gowa XI, Tunipallangga Ulaweng, benteng diperkuat dengan bastion dan dipersenjatai meriam.

Benteng Somba Opu
Benteng Somba Opu (Dok. Smart City Gowa)

Pembangunan berlanjut hingga Sultan Alauddin menambahkan batu bata, menjadikan benteng ini sebagai pusat pemerintahan sekaligus benteng induk Kerajaan Gowa pada masa Sultan Hasanuddin.

Benteng ini menjadi pusat perdagangan penting pada abad ke-16, menarik pedagang dari Asia dan Eropa.

Namun, pada 24 Juni 1669, VOC menguasai dan menghancurkan benteng sehingga sebagian terendam ombak pasang.

Baru pada akhir 1970-an hingga awal 1980-an, benteng ditemukan kembali melalui ekskavasi oleh para ilmuwan. Rekonstruksi dilakukan pada 1990, menghadirkan Benteng Somba Opu seperti yang terlihat saat ini.

Arsitektur dan Struktur Benteng

Benteng Somba Opu memiliki dinding pertahanan yang masih kokoh, dilengkapi bastion, dan istana bersejarah seperti Istana Maccini Sombala. Kompleks ini juga menampilkan rumah adat Sulawesi Selatan dari berbagai suku, antara lain:

  • Rumah Adat Gowa
  • Rumah Adat Ujung Pandang (Makassar)
  • Rumah Adat Bugis, Mandar, Mamuju, Majene, Kajang, Tator, Luwu, Soppeng, dan Bulukumba
Rumah Tana Toraja di Benteng Somba Opu Gowa
Rumah Tana Toraja di Benteng Somba Opu Gowa (Dok. Smart City Gowa)

Selain itu, terdapat museum Karaeng Pattingalloang, panggung terbuka, baruga, taman situs, dan meriam raksasa sepanjang 9 meter dengan berat sekitar 9.500 kilogram.

Semua area tersebut kini difungsikan sebagai Gowa Discovery Park, pusat edukasi dan wisata budaya.

Benteng Somba Opu Sebagai Objek Wisata

Terletak sekitar 7 km dari pusat Kota Makassar di Jalan Daeng Tata, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Benteng Somba Opu kini menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik.

Wisatawan dapat menjelajahi museum, melihat rumah adat berbagai etnis Sulawesi Selatan, hingga menikmati panorama benteng dan sekitarnya.

Akses ke Benteng Somba Opu sangat mudah, dan pengunjung tidak dikenakan biaya masuk untuk menikmati museum dan area sekitarnya.

Benteng ini tidak hanya menjadi saksi sejarah kerajaan Gowa, tetapi juga pusat edukasi budaya dan warisan arsitektur Sulawesi Selatan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/