31 C
Makassar
4 March 2026, 16:56 PM WITA

Mengenal 5 Gunung Tertinggi di Sulawesi Selatan, Surga Pendaki di Tanah Daeng

SulawesiPos.com – Sulawesi Selatan bukan cuma soal pantai dan kuliner. Provinsi ini juga menyimpan bentang alam pegunungan yang megah dan menantang.

Dari puncak tertinggi di Pulau Sulawesi hingga jalur ekstrem yang butuh stamina ekstra, deretan gunung di Sulsel selalu jadi magnet bagi para pendaki.

Berikut lima gunung tertinggi di Sulawesi Selatan yang wajib kamu kenal.

1. Gunung Latimojong (3.478 mdpl)

Gunung Latimojong
Gunung Latimojong

Gunung Latimojong adalah gunung tertinggi di Sulawesi Selatan sekaligus yang tertinggi di Pulau Sulawesi.

Puncak tertingginya bernama Rante Mario dengan ketinggian 3.478 meter di atas permukaan laut (mdpl), dan masuk dalam daftar Seven Summits Indonesia.

Secara administratif, gunung ini berada di Kabupaten Enrekang. Jalur pendakian paling populer dimulai dari Desa Karangan, melewati delapan pos sebelum mencapai puncak.

Waktu tempuh menuju Pos 7 rata-rata sekitar 10-12 jam, lalu dilanjutkan 1-2 jam menuju Rante Mario.

Gunung ini didominasi hutan montana, yaitu tipe hutan yang tumbuh di ketinggian 2.000-3.000 mdpl.

Kawasan ini juga menjadi habitat satwa endemik Sulawesi seperti anoa dan babirusa. Saat cuaca cerah, pendaki bisa menikmati panorama “negeri di atas awan” dari puncaknya.

2. Gunung Rantekombola (3.455 mdpl)

Gunung Rantekombola
Gunung Rantekombola

Masih berada di jajaran Pegunungan Latimojong, Gunung Rantekombola memiliki ketinggian 3.455 mdpl.

Gunung ini dikenal sebagai salah satu puncak tertinggi dan paling menantang di Sulsel.

Pendakian menuju Rantekombola membutuhkan waktu cukup panjang, sekitar 5-7 hari perjalanan pulang-pergi, tergantung kondisi fisik dan cuaca.

Medannya bervariasi, mulai dari hutan lebat, tanjakan panjang, hingga suhu dingin ekstrem di malam hari.

Bagi pendaki yang menyukai petualangan serius, Rantekombola menawarkan pengalaman eksplorasi alam yang lebih liar dan minim keramaian.

3. Gunung Balease (3.016 mdpl)

Gunung Balease
Gunung Balease

Gunung Balease merupakan titik tertinggi di Pegunungan Karoue dengan ketinggian sekitar 3.016 mdpl.

Secara administratif, gunung ini berada di perbatasan Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur.

Balease dikenal sebagai gunung dengan tingkat kesulitan tinggi. Untuk mencapai puncaknya, pendaki biasanya membutuhkan waktu sekitar satu minggu.

Jalurnya panjang dan jarang dilalui, sehingga memerlukan persiapan logistik dan navigasi yang matang.

Salah satu daya tarik kawasan ini adalah Lembah Waru yang diselimuti lumut tebal, menciptakan suasana hutan purba yang unik dan eksotis.

4 .Gunung Kambuno (2.950 mdpl)

Gunung Kambuno
Gunung Kambuno

Gunung Kambuno, juga dikenal sebagai Buntu Lantangunta, memiliki ketinggian 2.950 mdpl dan terletak di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara.

Gunung ini termasuk salah satu yang paling menantang di Sulawesi. Medannya didominasi hutan tropis lebat, tanjakan terjal, serta jalur yang belum sepenuhnya terbuka. Waktu tempuh pendakian rata-rata minimal tiga hari.

Kambuno terbentuk dari batuan beku hasil aktivitas vulkanik purba. Kombinasi kondisi geografis dan medan ekstrem menjadikannya favorit bagi pendaki berpengalaman yang ingin menguji batas fisik dan mental.

5. Gunung Bawakaraeng (2.830 mdpl)

Gunung Bawakaraeng
Gunung Bawakaraeng

Gunung Bawakaraeng setinggi 2.830 mdpl berada di Kabupaten Gowa dan menjadi salah satu gunung paling populer di Sulawesi Selatan. Gunung ini berstatus tidak aktif secara vulkanik.

Selain terkenal sebagai destinasi pendakian, Bawakaraeng juga memiliki nilai spiritual bagi sebagian masyarakat.

Gunung ini kerap dijadikan lokasi ritual budaya dan memiliki makna religius tersendiri.

Dari sisi ekologis, Bawakaraeng berperan penting sebagai daerah tangkapan air yang menyuplai kebutuhan sejumlah wilayah, termasuk Gowa dan Makassar.

Jalur pendakiannya menawarkan pemandangan sabana, hutan pinus, serta suhu dingin yang cukup ekstrem saat malam hari.

Surga Pendaki di Sulawesi Selatan

Kelima gunung tertinggi di Sulawesi Selatan ini menunjukkan betapa kayanya bentang alam Tanah Daeng.

Dari puncak tertinggi di Latimojong hingga jalur ekstrem Kambuno, masing-masing menawarkan karakter dan tantangan berbeda.

Bagi pencinta alam dan pendaki, kawasan ini bukan sekadar destinasi, tetapi ruang untuk belajar tentang ketahanan, navigasi, dan penghormatan terhadap alam.

Namun sebelum mendaki, pastikan persiapan fisik, logistik, serta informasi jalur sudah matang demi keselamatan bersama.

SulawesiPos.com – Sulawesi Selatan bukan cuma soal pantai dan kuliner. Provinsi ini juga menyimpan bentang alam pegunungan yang megah dan menantang.

Dari puncak tertinggi di Pulau Sulawesi hingga jalur ekstrem yang butuh stamina ekstra, deretan gunung di Sulsel selalu jadi magnet bagi para pendaki.

Berikut lima gunung tertinggi di Sulawesi Selatan yang wajib kamu kenal.

1. Gunung Latimojong (3.478 mdpl)

Gunung Latimojong
Gunung Latimojong

Gunung Latimojong adalah gunung tertinggi di Sulawesi Selatan sekaligus yang tertinggi di Pulau Sulawesi.

Puncak tertingginya bernama Rante Mario dengan ketinggian 3.478 meter di atas permukaan laut (mdpl), dan masuk dalam daftar Seven Summits Indonesia.

Secara administratif, gunung ini berada di Kabupaten Enrekang. Jalur pendakian paling populer dimulai dari Desa Karangan, melewati delapan pos sebelum mencapai puncak.

Waktu tempuh menuju Pos 7 rata-rata sekitar 10-12 jam, lalu dilanjutkan 1-2 jam menuju Rante Mario.

Gunung ini didominasi hutan montana, yaitu tipe hutan yang tumbuh di ketinggian 2.000-3.000 mdpl.

Kawasan ini juga menjadi habitat satwa endemik Sulawesi seperti anoa dan babirusa. Saat cuaca cerah, pendaki bisa menikmati panorama “negeri di atas awan” dari puncaknya.

2. Gunung Rantekombola (3.455 mdpl)

Gunung Rantekombola
Gunung Rantekombola

Masih berada di jajaran Pegunungan Latimojong, Gunung Rantekombola memiliki ketinggian 3.455 mdpl.

Gunung ini dikenal sebagai salah satu puncak tertinggi dan paling menantang di Sulsel.

Pendakian menuju Rantekombola membutuhkan waktu cukup panjang, sekitar 5-7 hari perjalanan pulang-pergi, tergantung kondisi fisik dan cuaca.

Medannya bervariasi, mulai dari hutan lebat, tanjakan panjang, hingga suhu dingin ekstrem di malam hari.

Bagi pendaki yang menyukai petualangan serius, Rantekombola menawarkan pengalaman eksplorasi alam yang lebih liar dan minim keramaian.

3. Gunung Balease (3.016 mdpl)

Gunung Balease
Gunung Balease

Gunung Balease merupakan titik tertinggi di Pegunungan Karoue dengan ketinggian sekitar 3.016 mdpl.

Secara administratif, gunung ini berada di perbatasan Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur.

Balease dikenal sebagai gunung dengan tingkat kesulitan tinggi. Untuk mencapai puncaknya, pendaki biasanya membutuhkan waktu sekitar satu minggu.

Jalurnya panjang dan jarang dilalui, sehingga memerlukan persiapan logistik dan navigasi yang matang.

Salah satu daya tarik kawasan ini adalah Lembah Waru yang diselimuti lumut tebal, menciptakan suasana hutan purba yang unik dan eksotis.

4 .Gunung Kambuno (2.950 mdpl)

Gunung Kambuno
Gunung Kambuno

Gunung Kambuno, juga dikenal sebagai Buntu Lantangunta, memiliki ketinggian 2.950 mdpl dan terletak di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara.

Gunung ini termasuk salah satu yang paling menantang di Sulawesi. Medannya didominasi hutan tropis lebat, tanjakan terjal, serta jalur yang belum sepenuhnya terbuka. Waktu tempuh pendakian rata-rata minimal tiga hari.

Kambuno terbentuk dari batuan beku hasil aktivitas vulkanik purba. Kombinasi kondisi geografis dan medan ekstrem menjadikannya favorit bagi pendaki berpengalaman yang ingin menguji batas fisik dan mental.

5. Gunung Bawakaraeng (2.830 mdpl)

Gunung Bawakaraeng
Gunung Bawakaraeng

Gunung Bawakaraeng setinggi 2.830 mdpl berada di Kabupaten Gowa dan menjadi salah satu gunung paling populer di Sulawesi Selatan. Gunung ini berstatus tidak aktif secara vulkanik.

Selain terkenal sebagai destinasi pendakian, Bawakaraeng juga memiliki nilai spiritual bagi sebagian masyarakat.

Gunung ini kerap dijadikan lokasi ritual budaya dan memiliki makna religius tersendiri.

Dari sisi ekologis, Bawakaraeng berperan penting sebagai daerah tangkapan air yang menyuplai kebutuhan sejumlah wilayah, termasuk Gowa dan Makassar.

Jalur pendakiannya menawarkan pemandangan sabana, hutan pinus, serta suhu dingin yang cukup ekstrem saat malam hari.

Surga Pendaki di Sulawesi Selatan

Kelima gunung tertinggi di Sulawesi Selatan ini menunjukkan betapa kayanya bentang alam Tanah Daeng.

Dari puncak tertinggi di Latimojong hingga jalur ekstrem Kambuno, masing-masing menawarkan karakter dan tantangan berbeda.

Bagi pencinta alam dan pendaki, kawasan ini bukan sekadar destinasi, tetapi ruang untuk belajar tentang ketahanan, navigasi, dan penghormatan terhadap alam.

Namun sebelum mendaki, pastikan persiapan fisik, logistik, serta informasi jalur sudah matang demi keselamatan bersama.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/