SulawesiPos.com – Jika berkunjung ke Toraja dan ingin mencari destinasi wisata yang menyegarkan selain pegunungan dan rumah adat, Tilanga Natural Pool bisa menjadi pilihan menarik.
Kolam alami ini dikenal dengan airnya yang sangat jernih karena bersumber langsung dari mata air pegunungan, sehingga dasar kolam terlihat jelas dengan ikan-ikan kecil yang berenang bebas.
Air Tilanga memang terasa dingin, namun justru itulah daya tarik utamanya.
Setelah menempuh perjalanan panjang, berendam di kolam ini memberikan sensasi relaksasi yang maksimal.
Suasananya juga masih asri dan relatif sepi, cocok bagi pencari ketenangan dan pengalaman wisata yang lebih privat.
Kolam Purba di Tengah Alam Toraja
Tilanga merupakan salah satu kolam purba yang berada di Kelurahan Sarira, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja.
Lokasinya sekitar 8 kilometer dari Kota Makale ke arah utara, serta kurang lebih 1,5 kilometer dari Jalan Poros Makale–Rantepao.
Untuk menikmati keindahan kolam alami ini, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sekitar Rp10 ribu per orang.
Di sekeliling kolam, pemandangan hijau langsung menyambut mata, dengan rimbunnya pohon bambu dan pepohonan besar yang membuat udara terasa sejuk sepanjang hari.
Karena merupakan sumber mata air alami, Tilanga tidak pernah kering meski musim kemarau.
Di kawasan ini terdapat tiga kolam yang dikelilingi batu gamping alami.
Kolam utamanya terlihat dangkal karena kejernihan airnya, namun kedalamannya menyimpan misteri.
Beberapa warga menyebut kedalamannya mencapai 8 hingga 10 meter, terbukti dari aksi lompat warga lokal dari dahan pohon setinggi sekitar 10 meter tanpa pernah menyentuh dasar kolam.
Mitos Masapi, Penunggu Kolam Tilanga
Daya tarik Tilanga Natural Pool tidak hanya terletak pada keindahan alamnya, tetapi juga pada cerita mistis yang menyertainya.
Kolam ini diyakini menjadi habitat hewan endemik purba berupa belut bertelinga yang disebut Masapi oleh masyarakat Toraja.
Masapi dipercaya sebagai penunggu kolam. Bahkan, berkembang mitos bahwa “raja Masapi” keluar pada malam hari untuk membersihkan dedaunan yang jatuh ke dalam kolam.
Kepercayaan ini muncul karena kolam sering terlihat bersih di pagi hari meski sebelumnya banyak daun berguguran.
Konon, ada Masapi berwarna putih atau belang hitam-putih yang disebut Masapi Bonga.
Sosok ini diyakini membawa keberuntungan bagi siapa pun yang berhasil melihatnya.
Meski belum pernah dibuktikan secara ilmiah, kisah ini justru menambah daya tarik wisata Tilanga, membuat banyak pengunjung penasaran.
Akses ke Tilanga Natural Pool dari Makassar
Perjalanan menuju Tilanga Natural Pool dari Makassar ditempuh melalui jalur darat sekitar 8–10 jam.
Rute umum yang dilalui antara lain Makassar–Maros–Parepare–Enrekang, lalu melanjutkan perjalanan menuju Toraja.
Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi panorama pegunungan yang indah dan bisa singgah sejenak di Enrekang untuk beristirahat.
Setibanya di Rantepao, perjalanan dilanjutkan sekitar 15–30 menit menuju lokasi Tilanga.
Akses yang relatif mudah dengan panorama alam yang memanjakan membuat destinasi ini layak masuk daftar kunjungan saat liburan ke Toraja.

