Konsep slow travel sangat cocok diterapkan pada akhir pekan singkat, dengan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, menikmati makanan lokal, atau sekadar bersantai.
4. Susun Aktivitas Ringan dan Fleksibel
Hindari itinerary padat yang justru membuat liburan terasa melelahkan.
Pilih aktivitas ringan seperti menikmati alam, kuliner lokal, membaca buku, atau berbincang dengan warga sekitar.
Aktivitas semacam ini memberi efek relaksasi tanpa menguras tenaga.
Liburan akhir pekan seharusnya memberi jeda, bukan tekanan baru.
5. Pilih Akomodasi Nyaman, Bukan Sekadar Murah
Untuk libur singkat, kenyamanan penginapan menjadi faktor penting.
Akomodasi yang tenang, bersih, dan dekat dengan destinasi utama akan sangat membantu kualitas istirahat.
Tak perlu mewah, yang penting mendukung tujuan utama liburan, yakni memulihkan energi.

