24 C
Makassar
3 February 2026, 8:02 AM WITA

Liburan Akhir Pekan Tetap Maksimal Meski Tanpa Long Weekend, Ini Strateginya

Perjalanan yang terlalu jauh justru akan menghabiskan energi dan waktu libur.

Wisata alam di sekitar kota, pantai terdekat, perbukitan, dan desa wisata bisa menjadi opsi yang efektif.

Destinasi dekat memungkinkan waktu lebih banyak digunakan untuk menikmati suasana, bukan di perjalanan.

2. Berangkat Lebih Awal, Pulang Lebih Santai

Berangkat pagi di hari pertama memberi keuntungan besar. Waktu tempuh lebih singkat, kondisi jalan relatif lengang, dan hari terasa lebih panjang.

Dengan begitu, satu hari libur bisa dimanfaatkan hampir penuh.

Sebaliknya, jadwalkan kepulangan di hari kedua secara santai, tanpa agenda padat, agar tubuh dan pikiran siap kembali ke rutinitas.

3. Fokus pada Satu Lokasi, Bukan Banyak Tempat

Liburan singkat bukan waktunya berpindah-pindah destinasi. Menginap dan beraktivitas di satu area saja jauh lebih efektif.

Fokus pada satu tempat memberi ruang untuk menikmati suasana tanpa terburu-buru.

Baca Juga: 
Menyusuri Desa Lakkang, Wisata Edukasi di Tengah Makassar dengan Kerajinan Bambu dan Jejak Perang Dunia

Perjalanan yang terlalu jauh justru akan menghabiskan energi dan waktu libur.

Wisata alam di sekitar kota, pantai terdekat, perbukitan, dan desa wisata bisa menjadi opsi yang efektif.

Destinasi dekat memungkinkan waktu lebih banyak digunakan untuk menikmati suasana, bukan di perjalanan.

2. Berangkat Lebih Awal, Pulang Lebih Santai

Berangkat pagi di hari pertama memberi keuntungan besar. Waktu tempuh lebih singkat, kondisi jalan relatif lengang, dan hari terasa lebih panjang.

Dengan begitu, satu hari libur bisa dimanfaatkan hampir penuh.

Sebaliknya, jadwalkan kepulangan di hari kedua secara santai, tanpa agenda padat, agar tubuh dan pikiran siap kembali ke rutinitas.

3. Fokus pada Satu Lokasi, Bukan Banyak Tempat

Liburan singkat bukan waktunya berpindah-pindah destinasi. Menginap dan beraktivitas di satu area saja jauh lebih efektif.

Fokus pada satu tempat memberi ruang untuk menikmati suasana tanpa terburu-buru.

Baca Juga: 
Menyusuri Desa Lakkang, Wisata Edukasi di Tengah Makassar dengan Kerajinan Bambu dan Jejak Perang Dunia

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/