30 C
Makassar
18 January 2026, 16:03 PM WITA

Balla Lompoa: Sejarah, Arsitektur, dan Wisata Budaya di Sulawesi Selatan

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gowa juga menggunakan museum Balla Lompoa sebagai tempat pelaksanaan upacara-upacara adat yang menjadi agenda tahunan yaitu Accera Kalompoang.

Waktu Kunjungan

Waktu kunjungan setiap hari jam 08.00-16.00 WITA.

Tiket masuk biasanya bersifat sukarela, memungkinkan semua pengunjung belajar sejarah tanpa batasan biaya.

Mengapa Harus Dikunjungi?

Balla Lompoa bukan hanya sekadar bangunan tua; ia mencerminkan kejayaan Kerajaan Gowa, kekayaan budaya Bugis-Makassar, dan filosofi arsitektur tradisional yang unik.

Mengunjungi tempat ini memberi pengalaman belajar sejarah yang autentik, sekaligus menjadi spot foto berestetika tinggi karena kombinasi arsitektur tradisional, halaman luas, dan nilai historisnya.

Bagi wisatawan yang ingin menyelami budaya Sulawesi Selatan, Balla Lompoa adalah destinasi wajib yang menghubungkan masa lalu kerajaan dengan kehidupan modern, menjadikannya ikon wisata sejarah sekaligus pendidikan budaya di Gowa.

Baca Juga: 
BBPOM Temukan 40 Makanan Kedaluwarsa di Makassar dan Gowa

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gowa juga menggunakan museum Balla Lompoa sebagai tempat pelaksanaan upacara-upacara adat yang menjadi agenda tahunan yaitu Accera Kalompoang.

Waktu Kunjungan

Waktu kunjungan setiap hari jam 08.00-16.00 WITA.

Tiket masuk biasanya bersifat sukarela, memungkinkan semua pengunjung belajar sejarah tanpa batasan biaya.

Mengapa Harus Dikunjungi?

Balla Lompoa bukan hanya sekadar bangunan tua; ia mencerminkan kejayaan Kerajaan Gowa, kekayaan budaya Bugis-Makassar, dan filosofi arsitektur tradisional yang unik.

Mengunjungi tempat ini memberi pengalaman belajar sejarah yang autentik, sekaligus menjadi spot foto berestetika tinggi karena kombinasi arsitektur tradisional, halaman luas, dan nilai historisnya.

Bagi wisatawan yang ingin menyelami budaya Sulawesi Selatan, Balla Lompoa adalah destinasi wajib yang menghubungkan masa lalu kerajaan dengan kehidupan modern, menjadikannya ikon wisata sejarah sekaligus pendidikan budaya di Gowa.

Baca Juga: 
BBPOM Temukan 40 Makanan Kedaluwarsa di Makassar dan Gowa

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/