30 C
Makassar
18 January 2026, 15:56 PM WITA

Menikmati Wisata Alam Sumber Air Panas Alami di Permandian Lejja Soppeng

SulawesiPos.com – Permandian Air Panas Lejja atau Taman Wisata Alam (TWA) Lejja merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Berada di tengah kawasan hutan lindung, tempat ini menawarkan pengalaman berendam air panas alami yang berpadu dengan udara sejuk dan suasana alam yang masih asri.

Tak heran, Lejja menjadi tujuan favorit wisatawan lokal hingga luar daerah yang ingin relaksasi sekaligus menikmati wisata alam.

Asal-usul Air Panas Lejja

suasana di Lejja
Suasana di Lejja

Sumber air panas Lejja berasal dari aktivitas geologi gunung api purba yang kini sudah tidak aktif. Berdasarkan kajian geologi, kawasan ini dulunya merupakan wilayah gunung api yang berusia sekitar 1,5 hingga 2 juta tahun.

Air panas Lejja terbentuk dari air hujan yang meresap ke sela-sela bebatuan hingga kedalaman sekitar 10–25 kilometer.

Di lapisan bawah tanah, air tersebut bersentuhan dengan material panas (lahar) sehingga kembali ke permukaan sebagai air panas alami.

Fenomena alam inilah yang menjadikan Lejja sebagai salah satu sumber air panas alami terbesar di Sulawesi Selatan.

Baca Juga: 
Menikmati Romantisme Alam di Danau Cinta Balocci, Surga Tersembunyi di Pangkep

Dari Mata Air Alami hingga Wisata Favorit

Awalnya, Lejja hanyalah sumber mata air panas biasa yang dimanfaatkan warga sekitar.

Seiring waktu, Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng melakukan rehabilitasi dan pengembangan kawasan dengan membangun beberapa kolam pemandian.

SulawesiPos.com – Permandian Air Panas Lejja atau Taman Wisata Alam (TWA) Lejja merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Berada di tengah kawasan hutan lindung, tempat ini menawarkan pengalaman berendam air panas alami yang berpadu dengan udara sejuk dan suasana alam yang masih asri.

Tak heran, Lejja menjadi tujuan favorit wisatawan lokal hingga luar daerah yang ingin relaksasi sekaligus menikmati wisata alam.

Asal-usul Air Panas Lejja

suasana di Lejja
Suasana di Lejja

Sumber air panas Lejja berasal dari aktivitas geologi gunung api purba yang kini sudah tidak aktif. Berdasarkan kajian geologi, kawasan ini dulunya merupakan wilayah gunung api yang berusia sekitar 1,5 hingga 2 juta tahun.

Air panas Lejja terbentuk dari air hujan yang meresap ke sela-sela bebatuan hingga kedalaman sekitar 10–25 kilometer.

Di lapisan bawah tanah, air tersebut bersentuhan dengan material panas (lahar) sehingga kembali ke permukaan sebagai air panas alami.

Fenomena alam inilah yang menjadikan Lejja sebagai salah satu sumber air panas alami terbesar di Sulawesi Selatan.

Baca Juga: 
Monumen Mandala, Saksi Perlawanan Indonesia Timur yang Berdiri Tegak di Jantung Makassar

Dari Mata Air Alami hingga Wisata Favorit

Awalnya, Lejja hanyalah sumber mata air panas biasa yang dimanfaatkan warga sekitar.

Seiring waktu, Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng melakukan rehabilitasi dan pengembangan kawasan dengan membangun beberapa kolam pemandian.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/