27 C
Makassar
18 January 2026, 19:10 PM WITA

Pantai Losari, Ikon Wisata Makassar dengan Jejak Sejarah dan Daya Tarik Modern

Ketika malam tiba, deretan warung tenda kuliner seafood dan ikan bakar memenuhi kawasan pantai.

Uniknya, jajaran warung tenda yang memanjang hampir satu kilometer ini sempat dijuluki sebagai “warung terpanjang di dunia” karena membentang mengikuti garis pantai.

Namun, seiring penataan kawasan kota, warung-warung tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi khusus di sekitar Rumah Jabatan Wali Kota Makassar yang masih berada di kawasan Losari.

Jejak Sejarah Penataan Pantai

Pengembangan fisik Pantai Losari mulai dilakukan pada 1945, ditandai dengan pembangunan struktur lantai beton sepanjang kurang lebih 910 meter.

Proyek ini digagas pada masa pemerintahan Wali Kota Makassar DM van Switten (1945–1946), saat wilayah tersebut berada di bawah administrasi NICA.

Pembangunan tersebut bertujuan melindungi kawasan strategis di Jalan Penghibur dari terpaan ombak Selat Makassar.

Sejak saat itu, Pantai Losari perlahan bertransformasi dari kawasan aktivitas ekonomi tradisional menjadi ruang publik yang tertata.

Misteri Nama “Losari”

Hingga kini, asal-usul penamaan Losari masih menyisakan tanda tanya.

Tidak ada sumber historis yang secara pasti menjelaskan apakah nama tersebut berasal dari bahasa Belanda, bahasa Makassar, atau pengaruh budaya lainnya.

Baca Juga: 
5 Wisata Makassar Terdekat dari Bandara, Cocok untuk Liburan Singkat

Ketika malam tiba, deretan warung tenda kuliner seafood dan ikan bakar memenuhi kawasan pantai.

Uniknya, jajaran warung tenda yang memanjang hampir satu kilometer ini sempat dijuluki sebagai “warung terpanjang di dunia” karena membentang mengikuti garis pantai.

Namun, seiring penataan kawasan kota, warung-warung tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi khusus di sekitar Rumah Jabatan Wali Kota Makassar yang masih berada di kawasan Losari.

Jejak Sejarah Penataan Pantai

Pengembangan fisik Pantai Losari mulai dilakukan pada 1945, ditandai dengan pembangunan struktur lantai beton sepanjang kurang lebih 910 meter.

Proyek ini digagas pada masa pemerintahan Wali Kota Makassar DM van Switten (1945–1946), saat wilayah tersebut berada di bawah administrasi NICA.

Pembangunan tersebut bertujuan melindungi kawasan strategis di Jalan Penghibur dari terpaan ombak Selat Makassar.

Sejak saat itu, Pantai Losari perlahan bertransformasi dari kawasan aktivitas ekonomi tradisional menjadi ruang publik yang tertata.

Misteri Nama “Losari”

Hingga kini, asal-usul penamaan Losari masih menyisakan tanda tanya.

Tidak ada sumber historis yang secara pasti menjelaskan apakah nama tersebut berasal dari bahasa Belanda, bahasa Makassar, atau pengaruh budaya lainnya.

Baca Juga: 
Wisata Pantai Layar Putih Makassar, Spot Sunset dan Foto Favorit Keluarga

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/