Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab atas gejolak pasar yang memicu trading halt IHSG dalam dua hari terakhir.
IHSG Kamis (29/1/2026) anjlok 8% ke 7.654,66 dan mengalami trading halt. Sentimen negatif MSCI dan penurunan rating Goldman Sachs memicu aksi jual pasif investor global, menahan kinerja pasar saham Indonesia.