TNI menurunkan status kesiapsiagaan dari siaga 1 menjadi siaga 3 menjelang Idul Fitri. Meski begitu, ribuan prajurit tetap dikerahkan membantu Polri dalam pengamanan mudik melalui Operasi Ketupat 2026.
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meminta masyarakat tidak khawatir terhadap status siaga 1 TNI. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan untuk menjaga keamanan nasional.
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta TNI memberikan penjelasan terbuka terkait peningkatan status kesiagaan di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. DPR melalui Komisi I akan meminta klarifikasi mengenai dasar kebijakan tersebut.
TNI menetapkan status siaga 1 di seluruh jajaran sejak 1 Maret 2026 sebagai respons meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah dan potensi dampaknya terhadap keamanan nasional.