Pasar modal Indonesia kembali menguat hingga mencapai All Time High (ATH) pada perdagangan Selasa (6/1/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 74,42 poin atau melonjak 0,84% ke level 8.933,61.
IHSG mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Senin (5/1/2026). Lonjakan indeks didorong saham energi dan komoditas dengan nilai transaksi mencapai Rp30,32 triliun.
BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan anomali musiman ini sebagai periode krusial bagi investor untuk menyusun ulang strategi portofolio, terutama pada segmen saham dengan kapitalisasi pasar menengah ke bawah.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari pertama di 2026 ditutup dengan poin 8.748,13, yang berarti menguat 101,1 poin atau 1,17 persen dibandingkan dengan penutupan bursa hari terakhir perdagangan tahun 2025.
Membaiknya kinerja IHSG akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan investor terhadap instrumen investasi Saham di Indonesia, termasuk Asuransi dan Dana Pensiun