Tim DVI Polda Sulsel resmi mengidentifikasi Florencia Lolita Wibisono, pramugari senior Indonesia Air Transport (IAT), sebagai korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Simak dedikasi 14 tahun kariernya.
Jenazah pertama korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berhasil dievakuasi dari lereng Gunung Bulusaraung dan tiba di Maros setelah melalui medan ekstrem, selanjutnya akan dibawa ke Makassar.
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulsel. KNKT menyelidiki insiden ini, dengan cuaca menjadi salah satu aspek analisis, sementara evakuasi masih berlangsung.
Tim SAR menyiagakan helikopter Caracal untuk evakuasi korban pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung. Evakuasi udara bergantung pada kondisi cuaca ekstrem di lokasi.
Black box pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan di Gunung Bulu Saraung, Pangkep. Kotak hitam akan dianalisis KNKT untuk mengungkap penyebab kecelakaan pesawat.
Mori Hanafi imbau publik tidak berspekulasi terkait hilangnya pesawat ATR 42-500 Yogyakarta–Makassar; puing-puing pesawat telah ditemukan di Puncak Bulusaraung, sementara tim SAR gabungan masih fokus mencari korban.
Pesawat ATR 42-500 IAT dengan 10 orang hilang kontak saat mendekati Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar; tim SAR Basarnas dan TNI AU masih melakukan pencarian, sementara harapan seluruh kru dan penumpang ditemukan selamat terus dijaga.
Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan. Tim SAR gabungan dan KNKT melanjutkan pencarian dan pengumpulan data.
Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat membawa 10 orang, termasuk tiga pegawai KKP dalam misi pengawasan udara.