Pemkot Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup mulai sosialisasi PSEL dengan melibatkan 500 tokoh masyarakat. Warga juga akan diedukasi soal pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu.
Makassar masuk kota prioritas PSEL nasional. Kadis LH Makassar jelaskan alur pengolahan sampah hingga menjadi listrik, dari pemilahan hingga pembakaran dan turbin.
Pemkot Makassar mulai membenahi sistem pengolahan sampah dengan meninggalkan open dumping dan beralih ke sanitary landfill. TPA Antang jadi fokus utama pembenahan.
Presiden Prabowo menargetkan masalah sampah di Indonesia tuntas dalam 2–3 tahun dengan teknologi lokal, sekaligus mendorong percepatan energi terbarukan.
Pemprov Sulsel menjelaskan alasan Makassar, Gowa, dan Maros dipilih dalam proyek PSEL. Ketiga daerah dinilai memenuhi syarat volume sampah hingga 1.000 ton per hari.
Pemerintah Sulsel bersama daerah Mamminasata sepakat bangun PSEL Rp3 triliun di Makassar. Andi Sudirman Sulaiman menyebut proyek ini solusi atasi sampah jadi energi listrik.
Makassar, Gowa, dan Maros resmi bekerja sama dalam proyek PSEL untuk mengolah 1.000 ton sampah per hari menjadi listrik. Program ini jadi solusi atasi lonjakan sampah hingga 2.000 ton per hari.
Lokasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Makassar resmi ditetapkan di TPA Tamangapa, Antang. Pemkot Makassar mulai pembebasan lahan dan mendapat dukungan pemerintah pusat.
Menko Pangan Zulkifli Hasan mendukung pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Antang, Makassar, demi mempercepat realisasi dan meminimalkan penolakan warga.