Analis Hendra Wardana memperingatkan IHSG berpotensi melemah dan menguji level 8.133 imbas konflik Timur Tengah serta risiko lonjakan harga minyak global.
IHSG menguat ke 8.235 dan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju 8.440–8.650 menurut riset MNC Sekuritas. Berikut prediksi dan Rekomendasi Saham pilihannya.
IHSG ditutup naik tipis ke 8.235,49 pada Jumat di tengah sikap wait and see investor menjelang rilis sejumlah data ekonomi domestik dan global pekan depan.
IHSG turun 1,04% ke 8.235, namun secara teknikal masih berpeluang menguat dengan target 8.440–8.650 menurut riset MNC Sekuritas. Berikut prediksi pergerakan IHSG dan rekomendasi saham untuk perdagangan besok
IHSG turun 1,37% ke 8.280 dan masih berpotensi melanjutkan penguatan terbatas, namun risiko koreksi lanjutan tetap perlu diwaspadai. Berikut prediksi pergerakan IHSG dan rekomendasi teknikal saham untuk perdagangan besok.
IHSG naik 1,5% ke 8.396 dan berpeluang melanjutkan penguatan menuju 8.440–8.503, dengan catatan support 8.170 tetap terjaga. Berikut prakiraan pergerakan IHSG dan rekomendasi saham untuk perdagangan besok
IHSG terkoreksi 0,43% ke 8.274 dan masih berpeluang melanjutkan penguatan terbatas. Berikut perkiraan pergerakan IHSG dan rekomendasi saham pilihan menurut riset MNC Sekuritas untuk 20 Februari 2026.
Jeda pergerakan pasar saham bukan berarti waktu terbuang. Ada berbagai aktivitas produktif yang bisa dilakukan investor, mulai dari evaluasi portofolio hingga memperdalam literasi pasar modal.
IHSG terkoreksi 0,64% ke 8.212 dan berpotensi melanjutkan penguatan terbatas di tengah risiko koreksi lanjutan. Berikut prediksi pergerakan IHSG dan rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan besok
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 0,31% ke level 8.265 pada perdagangan terbaru, seiring munculnya tekanan jual di pasar. berikut prediksi teknikal IHSG dan rekomendasi saham untuk perdagangan besok