PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) menegaskan akan mematuhi keputusan pemerintah dan DPR terkait rencana impor mobil pikap dari India untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah meminta rencana impor 105.000 mobil niaga oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dibatalkan karena dinilai berpotensi menggerus PDB dan melemahkan industri otomotif nasional.
Komisi VI DPR RI mempertanyakan impor 105 ribu kendaraan dari India senilai Rp24,66 triliun. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menekan industri otomotif nasional yang tengah lesu.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah menunda rencana impor 105 ribu mobil pick up dari India hingga Presiden kembali dan kajian komprehensif dilakukan.
impor 105 ribu kendraan niaga India oleh Agrinas untuk koperasi desa memicu perdebatan antara efisiensi logistik dan perlindungan industri otomotif Indonesia.