Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, secara resmi menetapkan posisi politik partainya terhadap pemerintahan Prabowo Subianto pada penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Ancol, Jakarta, Senin (12/01/2026).
Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (DPP PDIP) melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) secara resmi meluncurkan buku berjudul Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana ala Megawati Soekarnoputri.
Di sela-sela perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan di Ancol, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menunjukkan perhatian mendalam terhadap kondisi masyarakat Aceh yang tengah berjuang pulih dari bencana banjir dan longsor.
Di tengah padatnya agenda konsolidasi partai, momen personal antara Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bersama kedua putra-putrinya, M. Prananda Prabowo dan Puan Maharani, menjadi sorotan utama ribuan kader yang memadati lokasi.
Megawati secara khusus menyoroti pergeseran nilai politik saat ini dan mendesak para kadernya untuk mengembalikan politik sebagai alat pengabdian yang berbasis pada kelestarian budaya dan ekologi.
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi khusus bagi seluruh kader partai untuk terjun langsung membantu pemulihan wilayah Sumatera yang tengah dilanda bencana hidrometeorologi.
Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (DPP PDIP) resmi mengeluarkan instruksi keras yang melarang seluruh kadernya menyalahgunakan kekuasaan atau terlibat dalam tindak pidana korupsi.