Kemensos menyetujui pembangunan Sekolah Rakyat di Luwu Timur dan memasukkannya ke tahap ketiga realisasi 2026. Program ini menyediakan pendidikan gratis dan keterampilan bagi masyarakat kurang mampu.
Kelangkaan BBM terjadi di Luwu Timur akibat aksi unjuk rasa, memicu antrean panjang. Pemerintah membatasi pembelian BBM: roda dua Rp50.000 dan roda empat Rp200.000 per pengisian, sambil menunggu truk tangki berikutnya.
Luwu Raya dinilai layak menjadi provinsi baru dengan potensi besar di sektor agro-maritim, energi, perkebunan, dan jasa, didukung posisi strategis dan sumber daya lokal yang melimpah.