Jenazah pramugari ATR 42-500, Esther Aprilita B Sianipar, berhasil diidentifikasi tim DVI Polda Sulsel dan diserahkan ke keluarga, total tiga korban teridentifikasi.
Unggahan warganet soal dugaan masalah pengadaan pesawat ATR 42-500 viral usai tragedi jatuhnya pesawat di Sulawesi. Curhatan ini memicu perhatian publik dan perdebatan luas di media sosial.
Operasi modifikasi cuaca dengan tabur 1 ton bahan semai bantu tekan cuaca ekstrem di Bulusaraung, mempercepat evakuasi hingga seluruh korban pesawat ATR ditemukan.
Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar resmi ditutup setelah seluruh 10 korban ditemukan di medan ekstrem Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
Enam jenazah korban pesawat ATR 42-500 ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulsel, pada hari keenam operasi SAR dengan kondisi membengkak dan evakuasi medan terjal.
Potongan tubuh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung tiba di Makassar untuk menjalani pemeriksaan forensik oleh tim DVI Polda Sulsel.
Evakuasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung masih terhambat kabut tebal, hujan badai, dan medan terjal. Tim SAR gabungan terus berupaya mencari rute evakuasi yang aman.
Evakuasi udara korban pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung batal karena cuaca buruk. Tim SAR kini menyiapkan mobilisasi jenazah melalui jalur darat ekstrem.
Pabrikan pesawat ATR mengerahkan tim spesialis untuk mendukung investigasi kecelakaan ATR 42-500 di Maros, Sulawesi Selatan, sementara Tim SAR terus mengevakuasi korban di Gunung Bulusaraung.