Akademisi dan pengamat mendesak pemerintah mengungkap dalang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus serta meminta proses hukum dilakukan di peradilan umum.
TAUD mengkritik respons TNI dalam kasus Andrie Yunus dan menilai pergantian Kabais belum cukup. Mereka mendesak pengusutan hingga aktor intelektual dan proses hukum di peradilan umum.
DPR mengapresiasi mundurnya Kabais Yudi Abrimantyo sebagai bentuk tanggung jawab moral, namun menegaskan kasus penyiraman Andrie Yunus harus diusut tuntas hingga ke aktor utama.
Amnesty International Indonesia menilai penyerahan jabatan Kabais Yudi Abrimantyo belum cukup dan mendesak adanya pertanggungjawaban hukum terkait kasus penyiraman aktivis KontraS Andrie Yunus.
Penyerahan jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang melibatkan anggota Bais TNI.