Peneliti Hubungan Internasional Unhas menilai respons Iran terhadap Israel tidak hanya soal militer. Di balik serangan rudal, Teheran menjalankan diplomasi intensif untuk menjaga pengaruh geopolitik, ekonomi, dan stabilitas energi kawasan.
Dosen Hubungan Internasional Unhas, Dr. Patrice Lumumba, menilai konflik Israel-Iran bukan sekadar perebutan wilayah, melainkan pertarungan geopolitik yang menentukan masa depan Timur Tengah, stabilitas energi dunia, dan keseimbangan kekuatan global.
Media Iran mengklaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tewas atau terluka parah akibat serangan balasan. Absennya Netanyahu dan pembatalan kunjungan AS memicu spekulasi global.
Iran bersumpah akan menggempur dan meratakan Israel dengan mengerahkan seluruh rudal kelas berat berhulu ledak lebih dari satu ton. IRGC menegaskan perang akan terus berlanjut tanpa negosiasi.