DPR menilai rencana perjanjian perdagangan Indonesia–Amerika Serikat sebagai peluang strategis, namun meminta pemerintah melakukan kajian komprehensif agar manfaatnya seimbang bagi perekonomian nasional.
Ekonom CELIOS Bhima Yudhistira menilai kesepakatan dagang Indonesia-Amerika Serikat berpotensi merugikan ekonomi nasional dan melemahkan program hilirisasi.