Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan tajam pada perdagangan sesi I Senin (2/2/2026), dengan pelemahan mencapai 5,31% ke level 7.887,16. Tekanan pasar dipicu meningkatnya kehati-hatian investor terhadap risiko kredibilitas pasar.
IHSG Kamis (29/1/2026) anjlok 8% ke 7.654,66 dan mengalami trading halt. Sentimen negatif MSCI dan penurunan rating Goldman Sachs memicu aksi jual pasif investor global, menahan kinerja pasar saham Indonesia.