PBNU mendukung keputusan Indonesia bergabung dengan Board of Peace karena menilai belum ada platform internasional alternatif untuk membangun konsolidasi global demi perdamaian Palestina.
Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri Harlah ke-100 NU di Istora Senayan karena agenda kenegaraan mendadak, meski pengamanan Paspampres telah disiapkan.