Enam jenazah korban pesawat ATR 42-500 ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulsel, pada hari keenam operasi SAR dengan kondisi membengkak dan evakuasi medan terjal.
Relawan Agam Rinjani turun ke medan terjal Gunung Bulusaraung, Pangkep, untuk membantu operasi SAR pesawat ATR 42-500 dengan fokus vertical rescue di medan ekstrem, demi mempercepat evakuasi korban.
Potongan tubuh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung tiba di Makassar untuk menjalani pemeriksaan forensik oleh tim DVI Polda Sulsel.
Teknisi pesawat ATR 42-500, Franky D Tanamal, selamat dari kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Pangkep, karena izin menjalankan ibadah. Sementara tim SAR masih mengevakuasi korban di medan terjal dengan cuaca buruk.
Tim SAR menyiagakan helikopter Caracal untuk evakuasi korban pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung. Evakuasi udara bergantung pada kondisi cuaca ekstrem di lokasi.
Tim SAR mengonfirmasi benda oranye yang sempat dikira blackbox di lokasi jatuhnya ATR 42-500 di Pangkep ternyata adalah ELT, alat pemancar sinyal pesawat.