Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Gubernur Andi Sudirman Sulaiman memberikan santunan kepada keluarga Farhan, copilot asal Luwu Timur yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep.
Jenazah Co-Pilot pesawat ATR 42-500 Muhammad Farhan Gunawan dimakamkan hari ini di Kabupaten Gowa dengan pengawalan Polda Sulsel setelah proses identifikasi tim DVI Polri.
Keluarga co-pilot Farhan Gunawan menyebut data smartwatch menunjukkan pergerakan langkah, sementara Basarnas menegaskan pencarian masih berlangsung dan hasil Cyber Crime Polda ditunggu untuk menentukan koordinat terakhir.
Ponsel milik co-pilot ATR Farhan Gunawan ditemukan di Gunung Bulusaraung. Data langkah dari smartwatch yang terhubung memicu harapan korban masih selamat.