Dino Patti Djalal menilai Board of Peace untuk Gaza terlalu didominasi Amerika Serikat dan belum cukup sensitif terhadap tragedi kemanusiaan. Ia menegaskan perdamaian harus berlandaskan keadilan politik dan dipimpin rakyat Palestina.
Diplomat senior Dino Patti Djalal mengingatkan risiko politik atas keputusan Indonesia bergabung dengan Board of Peace gagasan Donald Trump, termasuk potensi dominasi AS dan ketidakjelasan agenda perdamaian.