China mencetak logam 3D pertama di luar angkasa pada Januari 2026, menandai era baru manufaktur orbital, industrialisasi antariksa, dan persaingan teknologi global.
Harga emas mulai pulih di awal 2026 setelah tertekan di akhir tahun. Ketegangan geopolitik dan minimnya aktivitas pasar global memengaruhi pergerakan logam mulia.