Rieke Diah Pitaloka menegaskan penegakan hukum kasus kekerasan seksual anak harus melindungi korban, bukan mengkriminalisasi orang tua, serta mendorong penerapan tegas UU TPKS dan KUHP baru.
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka menyoroti urgensi pengaturan mengenai kejahatan child grooming dalam sistem hukum Indonesia, khususnya dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru.
Aurelie Moeremans menegaskan buku Broken Strings tidak ditulis untuk mengungkap sosok nyata. Ia meminta publik menghentikan spekulasi dan perundungan terhadap karakter dalam ceritanya.
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memperkuat unit sibernya guna menekan maraknya kasus child grooming atau manipulasi seksual terhadap anak di media sosial.
Percakapan DM Roby Tremonti dengan buzzer soal pembuatan konten pembelaan bocor ke publik dan memicu reaksi keras warganet di tengah dugaan child grooming.
Kak Seto memberikan klarifikasi setelah disebut abai menangani kasus child grooming yang dialami Aurelie Moeremans. Isu ini kembali disorot usai terbitnya tulisan Broken Strings.
Aktris sekaligus penulis Aurelie Moeremans mengambil langkah berani dengan membuka akses gratis untuk novel terbarunya berjudul Broken Strings versi Bahasa Indonesia.