Jenazah pramugari ATR 42-500, Esther Aprilita B Sianipar, berhasil diidentifikasi tim DVI Polda Sulsel dan diserahkan ke keluarga, total tiga korban teridentifikasi.
Unggahan warganet soal dugaan masalah pengadaan pesawat ATR 42-500 viral usai tragedi jatuhnya pesawat di Sulawesi. Curhatan ini memicu perhatian publik dan perdebatan luas di media sosial.
Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar resmi ditutup setelah seluruh 10 korban ditemukan di medan ekstrem Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
Operasi modifikasi cuaca di Gunung Bulusaraung diklaim menekan risiko cuaca ekstrem hingga 30 persen dan memperlancar evakuasi korban pesawat ATR 42-500 oleh tim SAR gabungan.
Satu jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung berhasil dievakuasi dari jurang dan kini menjalani proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Sulsel.
Relawan Agam Rinjani turun ke medan terjal Gunung Bulusaraung, Pangkep, untuk membantu operasi SAR pesawat ATR 42-500 dengan fokus vertical rescue di medan ekstrem, demi mempercepat evakuasi korban.
Potongan tubuh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung tiba di Makassar untuk menjalani pemeriksaan forensik oleh tim DVI Polda Sulsel.
Jenazah pertama korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berhasil dievakuasi dari lereng Gunung Bulusaraung dan tiba di Maros setelah melalui medan ekstrem, selanjutnya akan dibawa ke Makassar.