Bupati Maros membagikan masker untuk mengantisipasi dampak kualitas udara buruk di Sulawesi Selatan
SulawesiPos.com – Sejumlah pemerintah daerah dan kepolisian di Sulawesi Selatan membagikan masker kepada siswa dan masyarakat untuk mengantisipasi dampak buruk kualitas udara, Kamis (15/10/2026).
Langkah tersebut dilakukan di Makassar, Maros, dan Pangkep. Pembagian masker menyasar kelompok rentan, terutama anak-anak dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Bupati Maros Chaidir Syam membagikan masker kepada siswa di sejumlah sekolah pada Kamis (15/10/2026).
Langkah ini dilakukan menyusul kualitas udara di Kabupaten Maros yang masih berada dalam kategori tidak sehat.
Chaidir menyebut indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) berbasis PM2.5 di Maros sempat mencapai angka 207 sehari sebelumnya, tertinggi di Sulawesi Selatan. Meski telah menurun, kualitas udara masih perlu diwaspadai.
“Alhamdulillah hari ini sudah menurun di angka 101, tapi masih dalam kondisi tidak sehat,” kata Chaidir seusai membagikan masker di SDN 3 Maros.
Personel Polsek Segeri, Polres Pangkep, yang dipimpin Wakapolsek IPDA Aksin Subarkah, membagikan masker kepada masyarakat pada Kamis (15/10/2026).
Selain membagikan masker, petugas mengimbau warga menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap sistem pernapasan.
Kapolsek Segeri IPTU Nyoman Suartana mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Menjaga kesehatan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujarnya.
Sehari sebelumnya, Rabu (14/10/2026), Pemerintah Kota Makassar membagikan masker gratis kepada siswa setelah kualitas udara di ibu kota Sulawesi Selatan itu masuk kategori sangat tidak sehat.
Pembagian masker dilakukan di sejumlah sekolah, termasuk SMP Negeri 6 Makassar dan SD Telkom.
Program tersebut direncanakan berlanjut secara bertahap ke jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).
Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda mengatakan, Dinas Kesehatan ditunjuk sebagai sektor utama untuk memperluas pembagian masker kepada warga yang membutuhkan perlindungan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman mengatakan pembagian masker merupakan langkah antisipasi untuk melindungi siswa dari paparan udara yang memburuk.
“Pembagian masker ini merupakan salah satu langkah antisipasi untuk melindungi anak-anak kita dari paparan udara yang kualitasnya sedang tidak baik,” kata Achi.
Pada Rabu (14/10/2026), Polres Pelabuhan Makassar juga menggelar aksi pembagian masker gratis kepada pengguna jalan.
Kegiatan sosial tersebut dipusatkan di kawasan Bundaran Tugu Mandiri, Jalan Nusantara, Kota Makassar.
Pembagian masker dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak pencemaran udara di tengah memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.