SulawesiPos.com – Seorang anak buah kapal (ABK) jolloro KMN Tilong 03, Syamsul Alam (26), hilang setelah kapalnya bertabrakan dengan kapal penongkol di perairan Pulau Burunglohe, Desa Buhung Pitue, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (13/10/2026) malam.
Hingga Rabu (14/10/2026), Syamsul belum ditemukan. Tim gabungan bersama pemilik kapal dan nelayan setempat masih melakukan pencarian terhadap korban.
Analis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Octav Amir, menjelaskan kecelakaan laut itu terjadi sekitar pukul 20.00 Wita.
Saat itu, KMN Tilong 03 yang dinakhodai Ebar sedang menuju kapal bagan sebelum bertabrakan dengan kapal penongkol.
Tabrakan tersebut menyebabkan badan kapal jolloro pecah hingga tenggelam. Dari delapan ABK yang berada di kapal, tujuh orang berhasil dievakuasi ke kapal penongkol, sementara Syamsul terjatuh ke laut.
“Akibat tabrakan, kapal jolloro mengalami pecah dan tenggelam. Tujuh ABK berhasil dievakuasi ke kapal penongkol, sedangkan satu ABK bernama Syamsul Alam (26) terjatuh ke laut dan belum ditemukan,” kata Andi, Rabu (14/10/2026).
Syamsul diketahui berdomisili di Tokka, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara.
BPBD Sinjai telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mendukung pencarian korban.
Pihak yang dilibatkan meliputi Pos Basarnas Bone, Satpolairud Polres Sinjai, Satpolairud Polda Sulsel, Pos TNI AL Sinjai, dan Syahbandar Sinjai.
Selain personel instansi terkait, pemilik kapal dan nelayan setempat turut melakukan pencarian bersama personel Satpolairud Polda Sulsel.
Hingga berita ini ditulis, Syamsul Alam masih belum ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan di sekitar lokasi kecelakaan.


