Polisi melakukan penyelidikan atas kematian Aris Tangke di Kecamatan Sesean Suloara, Toraja Utara, Senin (12/10/2026). Adik kandung korban telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
SulawesiPos.com – Aris Tangke (49) meninggal dunia setelah diduga ditikam adik kandungnya, TT (45), di Dusun To’yasa Riu, Desa Suloara, Kecamatan Sesean Suloara, Toraja Utara, Senin (12/10/2026) pagi.
Perselisihan itu terjadi ketika keduanya bersama seorang saksi sedang memperbaiki pipa air yang rusak di area persawahan.
Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 08.30 Wita. Polisi menyebut korban dan terduga pelaku sempat terlibat perkelahian sebelum TT meninggalkan lokasi.
Saksi berinisial YLA (71) kemudian mendapati Aris tergeletak tertelungkup dengan luka pada bagian pinggang belakang.
Warga melaporkan kejadian itu kepada kepala dusun, sebelum petugas mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban.
Kasat Reskrim Polres Toraja Utara Iptu Ruxon mengatakan polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan.
“Kami langsung merespons cepat laporan warga dengan mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengevakuasi korban ke rumah sakit,” ujar Ruxon.
Pemeriksaan luar oleh tim medis Puskesmas Lempo bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Toraja Utara menemukan luka yang diduga berasal dari tusukan senjata tajam di bagian tengah pinggang belakang korban.
Saat diperiksa, korban disebut telah meninggal dunia.
TT kemudian diamankan di Mapolres Toraja Utara untuk menjalani pemeriksaan.
Polisi juga menyita senjata tajam yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.
Penyidik masih mendalami motif dan rangkaian peristiwa, termasuk informasi mengenai riwayat gangguan kejiwaan yang dimiliki TT.
Pemeriksaan medis dan psikologis akan dilakukan untuk menentukan proses hukum selanjutnya.
Polisi belum menyampaikan hasil akhir pemeriksaan maupun pasal yang akan diterapkan terhadap TT.
Statusnya tetap sebagai terduga pelaku sampai proses penyidikan dan pembuktian hukum selesai.