BMKG memprakirakan cuaca Sulsel hari ini, Minggu 20 September 2026, didominasi cerah. Sejumlah wilayah seperti Bantaeng, Gowa, Sinjai hingga Toraja Utara tercatat kabut/asap pagi. (Foto: Ilustrasi SulawesiPos.com)
SulawesiPos.com – Prakiraan cuaca Sulawesi Selatan (Sulsel) hari ini, Minggu 20 September 2026, menunjukkan kondisi yang cukup beragam.
Sejumlah daerah diprakirakan cerah, sementara beberapa wilayah lainnya tercatat mengalami kabut/asap dan udara kabur berdasarkan data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Kondisi cerah diprakirakan mendominasi sejumlah wilayah, termasuk Makassar, Bulukumba, Takalar, Bone, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Wajo, Sidrap, Pinrang, Tana Toraja, Parepare dan Palopo.
Suhu udara juga relatif tinggi di sejumlah daerah.
Jeneponto dan Pinrang diprakirakan mencapai suhu maksimum 34 derajat Celsius.
Sidrap juga berada pada kisaran suhu hingga 34 derajat Celsius.
Kepulauan Selayar diprakirakan cerah dengan suhu sekitar 27 derajat Celsius.
Bulukumba berada pada kisaran 24–30 derajat Celsius, sedangkan Takalar mencapai 24–33 derajat Celsius.
Bone diprakirakan cerah dengan suhu 22–30 derajat Celsius.
Maros berada pada kisaran 23–32 derajat Celsius dan Pangkep 27–29 derajat Celsius.
Barru juga diprakirakan cerah dengan suhu 22–32 derajat Celsius.
Kondisi serupa terdapat di Soppeng dan Wajo, dengan suhu maksimum masing-masing mencapai 33 derajat Celsius.
Sidrap diprakirakan cerah dengan suhu 25–34 derajat Celsius.
Pinrang juga cerah dengan suhu 22–34 derajat Celsius.
Di kawasan perkotaan, Makassar diprakirakan cerah dengan suhu 25–31 derajat Celsius.
Parepare berada pada kisaran 24–33 derajat Celsius, sedangkan Palopo 21–29 derajat Celsius.
Berbeda dengan sejumlah daerah yang diprakirakan cerah, beberapa wilayah Sulsel tercatat mengalami kondisi kabut/asap atau udara kabur.
Bantaeng, Gowa dan Sinjai tercatat dengan kondisi kabut/asap.
Luwu, Luwu Utara dan Toraja Utara juga masuk dalam wilayah dengan kondisi kabut/asap menurut prakiraan BMKG.
Sementara Jeneponto dan Enrekang tercatat mengalami kondisi udara kabur.
Toraja Utara menjadi salah satu daerah dengan suhu terendah, yakni sekitar 14–25 derajat Celsius.
Luwu Utara diprakirakan memiliki suhu 15–22 derajat Celsius, sedangkan Tana Toraja berada pada kisaran 15–29 derajat Celsius.
Kondisi kabut, asap, maupun udara kabur perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi pengguna kendaraan yang melakukan perjalanan pada waktu jarak pandang berpotensi berkurang.
Meski sebagian besar wilayah Sulsel dalam prakiraan harian berada pada kondisi cerah, BMKG tetap mengingatkan adanya peluang hujan di wilayah Sulawesi bagian tengah hingga selatan.
Dalam prospek cuaca Indonesia periode 18–24 September 2026, BMKG menyebut:
“Hujan diprakirakan masih berpotensi terjadi pada periode 18-24 September 2026 di Sumatra bagian utara hingga tengah, Kalimantan bagian utara hingga tengah, Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Papua Pegunungan, dan Papua,” keterangan BMKG.
BMKG menjelaskan kondisi atmosfer tersebut berkaitan dengan sejumlah dinamika atmosfer, termasuk aktivitas Gelombang Kelvin yang dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sulawesi.
Karena itu, masyarakat Sulsel tetap disarankan mengikuti perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas, khususnya perjalanan antardaerah dan kegiatan di luar ruangan.
Selain kondisi kabut dan asap, suhu udara juga menjadi perhatian.
Jeneponto, Sidrap dan Pinrang diprakirakan menjadi wilayah dengan suhu maksimum mencapai 34°C.
Sementara Soppeng dan Wajo dapat mencapai 33°C, sedangkan Takalar, Maros, Barru dan Parepare berada di kisaran maksimum 32–33°C.
Secara umum, prakiraan cuaca Sulsel hari ini, Minggu 20 September 2026, didominasi cuaca cerah di sejumlah wilayah, tetapi kabut/asap dan udara kabur masih tercatat di beberapa daerah.
Masyarakat diimbau tetap memantau pembaruan resmi BMKG karena kondisi cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer.