Categories: Sulsel

Tragedi di Lampu Merah Watampone, Balita 4 Tahun Meninggal Usai Ditabrak Mobil Kapolsek Bengo

SulawesiPos.com – Suasana duka menyelimuti keluarga balita Gina (4) setelah bocah tersebut meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di perempatan lampu merah Jalan Ahmad Yani–Jalan Besse Kajuara, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Kecelakaan itu melibatkan sebuah mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan seorang anggota Polres Bone.

Belakangan identitas polisi tersebut terungkap. Dia adalah Ipda Muhammad Arsyad yang dari sumber didapatkan media ini, menjabat Plh Kapolsek Bengo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian sepeda motor tersebut tengah berhenti di persimpangan lampu merah.

MS membonceng dua penumpang, yakni seorang perempuan berinisial HN (45) dan balita Gina.

Namun nahas, dari arah yang sama melaju mobil Daihatsu Xenia yang diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Kendaraan tersebut kemudian menabrak bagian belakang sepeda motor hingga terseret beberapa meter melewati area lampu merah.

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden.

“Pengendara motor berhenti di persimpangan. Pada saat bersamaan, mobil Daihatsu Xenia yang melaju dari arah yang sama diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Akibat benturan keras tersebut, balita tersebut mengalami sejumlah luka, di antaranya lecet pada alis kanan, luka di bagian pinggang kiri dan punggung, serta benturan pada bagian belakang kepala.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Tenriawaru Watampone untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun, setelah menjalani penanganan intensif, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

“Yang mengalami luka hanya balita. Korban sempat mendapat penanganan medis di RSUD Tenriawaru Watampone, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan,” jelas AKP Riyanda.

Sementara itu, pengemudi mobil, pengendara sepeda motor, dan penumpang dewasa dilaporkan tidak mengalami luka serius.

Polisi saat ini masih mendalami dugaan rem blong yang disebut menjadi penyebab kecelakaan.

Selain itu, penyidik juga menelusuri berbagai aspek teknis untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.

Kasat Lantas menegaskan bahwa kendaraan tersebut tidak menerobos lampu merah sebagaimana informasi yang sempat beredar.

Menurutnya, kendaraan baru melewati lampu merah setelah terjadi benturan akibat dugaan rem yang tidak berfungsi.

“Mobil itu tidak menerobos lampu merah. Memang remnya diduga blong, dan pada saat ditabrak pengendara motor itu terseret hingga melewati lampu merah,” terangnya.

Karena salah satu pihak yang terlibat merupakan anggota Polri, Satlantas Polres Bone juga telah berkoordinasi dengan Propam Polres Bone guna memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur.

“Kami memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup AKP Riyanda.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum digunakan, demi mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merenggut nyawa. (kar)

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: Balita Tewas Ipda Muhammad Arsyad Kecelakaan Bone Plh Kapolsek Bengo Polres Bone