SulawesiPos.com – Sorak kemenangan pecah di arena sepak takraw Kompleks Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidrap. Tim sepak takraw Kabupaten Bone memastikan diri sebagai yang terbaik setelah tampil konsisten dan mendominasi pertandingan sepanjang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026.
Keberhasilan itu berbuah manis. Bone membawa pulang medali emas sekaligus mengantarkan kontingen menutup Porsenijar Sulsel 2026 di peringkat keempat klasemen akhir perolehan medali.
Sementara Kabupaten Takalar meraih medali perak, sedangkan Kabupaten Bantaeng dan Kepulauan Selayar berbagi medali perunggu.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, yang menyampaikan rasa bangga atas perjuangan seluruh kontingen.
“Alhamdulillah, selamat kepada tim sepak takraw yang berhasil mempersembahkan medali emas untuk Kabupaten Bone. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, kekompakan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan seluruh atlet dan tim,” ujar Andi Asman, Senin (6/7/2026).
Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh kontingen Bone yang telah berjuang hingga mampu membawa daerah ini finis di posisi empat besar Porsenijar Sulsel 2026.
“Terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan semua pihak yang telah mengharumkan nama Bone. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan meraih hasil yang lebih baik pada ajang-ajang berikutnya,” tambahnya.
Menurut Andi Asman, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa para guru di Kabupaten Bone tidak hanya berprestasi dalam dunia pendidikan, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas di bidang olahraga.
“Semangat kebersamaan, sportivitas, dan kerja keras seperti inilah yang harus terus kita pelihara karena menjadi modal penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul,” katanya.
Manajer tim sepak takraw Bone, Rusyaid, mengaku bersyukur atas keberhasilan timnya membawa pulang medali emas.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh atlet dan tim selama menjalani persiapan hingga pertandingan. Kami sangat bersyukur bisa mempersembahkan medali emas untuk Kabupaten Bone,” ucapnya.
Rusyaid turut menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bone, Wakil Bupati Bone, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bone atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada kontingen selama mengikuti Porsenijar Sulsel 2026.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap dan panitia pelaksana yang dinilainya sukses menjadi tuan rumah.
“Kami merasa sangat nyaman selama berada di Sidrap. Pelayanannya sangat baik, panitia bekerja maksimal, dan masyarakat menerima seluruh kontingen dengan penuh keramahan. Semoga Sidrap semakin dipercaya menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala lebih besar,” tuturnya.
Porsenijar PGRI Sulsel 2026 sendiri bukan hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di antara para guru dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. (kar)