SulawesiPos.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan pembangunan dan perbaikan sebanyak 142 unit Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah sepanjang tahun 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan angka ketimpangan hunian dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Program tersebut mulai direalisasikan melalui kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dilakukan di Desa Panyangkalang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Jumat (19/6/2026).
Tahap awal pembangunan difokuskan pada 40 unit rumah yang akan dikerjakan dengan melibatkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kodam XIV/Hasanuddin.
Keterlibatan unsur TNI diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan sekaligus memastikan kualitas pekerjaan di lapangan.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa program RLH bukan hanya proyek pembangunan fisik, tetapi bagian dari upaya menghadirkan keadilan sosial melalui penyediaan tempat tinggal yang lebih layak bagi masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi program tersebut, termasuk dukungan pemerintah kabupaten serta masyarakat penerima manfaat.
“Kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat. Tentu peran jajaran TNI dalam program ini dapat mempercepat proses pembangunan sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh warga penerima,” ujar Andi Sudirman.
Ia menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni tidak hanya berfokus pada struktur bangunan semata, tetapi juga memperhatikan aspek penting seperti sanitasi, ventilasi, serta keamanan rumah agar benar-benar layak dihuni dalam jangka panjang.
Sepanjang tahun 2026, program RLH akan tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan dengan total target 142 unit rumah.
Pemerintah provinsi memastikan setiap rumah yang dibangun memiliki standar kelayakan yang telah ditetapkan.
Gubernur juga menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang masih tinggal di hunian tidak layak, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
“Semoga setiap rumah yang dibangun menjadi tempat yang penuh keberkahan, ketenangan dan kebahagiaan bagi keluarga penerima manfaat,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Sulsel berharap program ini dapat terus berlanjut dan diperluas, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang aman, sehat, dan manusiawi di berbagai daerah.


