Perjuangan di Pusat Berbuah Hasil, Bone Dapat 50 Sumur Bor dari Kementerian PU untuk Perkuat Ketahanan Pangan

SulawesiPos.com — Upaya dan perjuangan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, dalam memperjuangkan kebutuhan daerah di tingkat pusat mulai membuahkan hasil.

Kabupaten Bone mendapatkan alokasi program pembangunan sumur bor skala besar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Program nasional tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan akses air bersih, mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan irigasi, serta mengatasi dampak kekeringan di berbagai daerah di Indonesia.

Bupati Bone mengatakan, pihaknya telah mengusulkan sebanyak 50 unit sumur bor untuk wilayah Kabupaten Bone.

Dari jumlah tersebut, sekitar 10 titik telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, dari hasil koordinasi dan komunikasi intens di pusat, Bone mendapatkan alokasi sumur bor. Saat ini sudah terbangun sekitar 10 titik dan dalam waktu dekat akan diresmikan secara serentak,” ujar kepala daerah yang akrab disapa Bupati AAS, Minggu (12/4/2026).

Menurutnya, keberadaan sumur bor ini sangat strategis, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, termasuk petani yang membutuhkan suplai air untuk lahan pertanian.

BACA JUGA: 
Warga Bone Bersyukur dengan Hadirnya Program Sekolah Rakyat

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bone akan terus mengawal realisasi program tersebut agar seluruh usulan dapat terealisasi secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan program-program prioritas dari pusat ke daerah, demi kesejahteraan masyarakat Bone,” tambahnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan permasalahan krisis air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Bone dapat teratasi, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. (kar)

SulawesiPos.com — Upaya dan perjuangan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, dalam memperjuangkan kebutuhan daerah di tingkat pusat mulai membuahkan hasil.

Kabupaten Bone mendapatkan alokasi program pembangunan sumur bor skala besar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Program nasional tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan akses air bersih, mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan irigasi, serta mengatasi dampak kekeringan di berbagai daerah di Indonesia.

Bupati Bone mengatakan, pihaknya telah mengusulkan sebanyak 50 unit sumur bor untuk wilayah Kabupaten Bone.

Dari jumlah tersebut, sekitar 10 titik telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, dari hasil koordinasi dan komunikasi intens di pusat, Bone mendapatkan alokasi sumur bor. Saat ini sudah terbangun sekitar 10 titik dan dalam waktu dekat akan diresmikan secara serentak,” ujar kepala daerah yang akrab disapa Bupati AAS, Minggu (12/4/2026).

Menurutnya, keberadaan sumur bor ini sangat strategis, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, termasuk petani yang membutuhkan suplai air untuk lahan pertanian.

BACA JUGA: 
Menag Nasaruddin Umar Dijadwalkan Hadiri Puncak HAB ke-80 di Kabupaten Bone

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bone akan terus mengawal realisasi program tersebut agar seluruh usulan dapat terealisasi secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan program-program prioritas dari pusat ke daerah, demi kesejahteraan masyarakat Bone,” tambahnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan permasalahan krisis air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Bone dapat teratasi, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru