SulawesiPos.com – Seorang pria berinisial IR (33), warga Kelurahan Malakke, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan.
Korban diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam oleh Rahmat Bin Latte (32), warga Tancung Purai, Desa Limpurilau, Kecamatan Belawa.
IR ditemukan tak bernyawa di area semak-semak setelah mengalami sejumlah luka tikaman badik.
Korban diketahui berprofesi sebagai wiraswasta, sementara terduga pelaku sehari-hari bekerja sebagai petani.
Kasat Reskrim Polres Wajo, IPTU Fahrul, membenarkan kejadian tersebut.
“Betul, terjadi penganiayaan dengan sajam di Sappa, Kecamatan Belawa. Korban meninggal dunia,” ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (10/4/2026) malam.
Pelaku kini telah diamankan aparat kepolisian.
“Sudah kami amankan bersama barang bukti sajam jenis badik,” tegasnya.
Pelaku Hadang Korban, Emosi Memuncak di Jalan
Kapolsek Belawa, IPTU Awal Syahrani, mengungkapkan kronologi peristiwa yang berujung maut tersebut.
“Tindak pidana penganiayaan diduga motif cemburu. Pelaku tidak terima istrinya diganggu korban IR,” katanya.
Menurut Awal, kejadian bermula saat pelaku menghadang korban di jalan sambil membawa badik.
“Pelaku menanyakan hubungan korban dengan istrinya, tapi korban sempat mengelak. Pelaku terbawa emosi lalu langsung menikam perut korban beberapa kali hingga meninggal dunia di tempat,” jelasnya.
Rahmat Bin Latte kini menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolres Wajo, Sengkang, Sulawesi Selatan.

