Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria, Identitas Belum Diketahui

SulawesiPos.com – Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di aliran Sungai Paria, Desa Lempang, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Kamis (9/4/2026).

Penemuan tersebut pertama kali diketahui warga sekitar bantaran sungai. Warga yang melihat langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Kapolsek Tanete Riaja, Iptu Mudaffar, mengatakan pihaknya segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung mengamankan area dan melakukan evakuasi.

Proses evakuasi melibatkan aparat kepolisian, warga setempat, serta tim Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lempang.

 Jenazah diangkat dari sungai secara hati-hati sebelum dibawa ke daratan.

“Proses evakuasi dilakukan dengan saksama untuk menjaga kondisi jenazah,” kata Mudafftar dikutip JawaPos Group.

Selanjutnya, korban dibawa ke puskesmas terdekat untuk pemeriksaan medis dan proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui. Petugas tidak menemukan tanda pengenal pada tubuh korban maupun di sekitar lokasi penemuan.

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, polisi menduga korban sebelumnya berada di sungai untuk mencari kerang sebelum akhirnya tenggelam.

BACA JUGA: 
Petani Lansia Asal Bulukumba Ditemukan Tewas di Kebun Belakang Rumah

“Dugaan semntara korban turun mencari kerang di sungai karena ditemukan kantong plastik di sekitar lokasi,” pungkasnya.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

SulawesiPos.com – Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di aliran Sungai Paria, Desa Lempang, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Kamis (9/4/2026).

Penemuan tersebut pertama kali diketahui warga sekitar bantaran sungai. Warga yang melihat langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Kapolsek Tanete Riaja, Iptu Mudaffar, mengatakan pihaknya segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung mengamankan area dan melakukan evakuasi.

Proses evakuasi melibatkan aparat kepolisian, warga setempat, serta tim Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lempang.

 Jenazah diangkat dari sungai secara hati-hati sebelum dibawa ke daratan.

“Proses evakuasi dilakukan dengan saksama untuk menjaga kondisi jenazah,” kata Mudafftar dikutip JawaPos Group.

Selanjutnya, korban dibawa ke puskesmas terdekat untuk pemeriksaan medis dan proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui. Petugas tidak menemukan tanda pengenal pada tubuh korban maupun di sekitar lokasi penemuan.

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, polisi menduga korban sebelumnya berada di sungai untuk mencari kerang sebelum akhirnya tenggelam.

BACA JUGA: 
Kronologi Penemuan Mayat Pria di Belakang Gedung Teaching Industry Unhas, Korban Bukan Warga Kampus

“Dugaan semntara korban turun mencari kerang di sungai karena ditemukan kantong plastik di sekitar lokasi,” pungkasnya.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru